Rights-Based School Governance in Indonesia: Reconstructing Educational Management for Student Protection Under the 2026 Safe and Comfortable School Culture Framework

Isi Artikel Utama

Heri Kis
Deni Irawan

Abstrak

Penelitian ini menganalisis bagaimana manajemen pendidikan dapat dioperasionalkan sebagai instrumen tata kelola untuk memenuhi dan melindungi hak peserta didik dalam hukum pendidikan Indonesia setelah reformasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman tahun 2026. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, disertai telaah purposif terstruktur atas literatur ilmiah yang relevan. Analisis memetakan dasar hukum, pemangku kewajiban, fungsi manajerial, mekanisme implementasi, serta bukti yang dapat diaudit. Hasil penelitian mengelompokkan hak peserta didik ke dalam akses dan keberlanjutan, kesetaraan, keamanan, akomodasi yang layak, partisipasi, serta pengaduan dan pemulihan. Berdasarkan sintesis tersebut, penelitian mengusulkan model Rights-Based School Governance (RBSG) dengan enam dimensi yang paralel: keselarasan hukum dan pemetaan hak; perencanaan inklusif dan alokasi sumber daya yang adil; lingkungan belajar yang aman dan bermartabat; partisipasi peserta didik yang bermakna; pengaduan, respons, dan pemulihan yang dapat diakses; serta pemantauan, evaluasi, dan akuntabilitas berbasis hak. RBSG merupakan konstruksi normatif, bukan intervensi yang telah tervalidasi secara empiris; karena itu efektivitas, beban administrasi, dan validitas indikatornya masih perlu diuji melalui penelitian multi-situs.

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

“Rights-Based School Governance in Indonesia: Reconstructing Educational Management for Student Protection Under the 2026 Safe and Comfortable School Culture Framework”. 2026. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum 4 (2): 273-99. https://doi.org/10.70308/kpk55m74.

Referensi

Antari, Putu Eva Ditayani. “Pemenuhan Hak Anak yang Mengalami Kekerasan Seksual Berbasis Restorative Justice pada Masyarakat Tenganan Pegringsingan, Karangasem, Bali.” Jurnal HAM 12, no. 1 (2021): 75–94. https://doi.org/10.30641/ham.2021.12.75-94.

Apriyanto, Ridwan Eko, Nila Trisna Widya Suszanty, Muh Khamid, and Cepi Safruddin Abdul Jabar. “Analysis Study of the Gaps in Elementary School Personnel Components in Implementing Child-Friendly School Programs.” Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan 12, no. 2 (2024): 38–51. https://doi.org/10.21831/jamp.v12i2.71761.

Eko Putro, Moh Zaenal Abidin, and Kustini Kosasih. “Ketimpangan Antara Pemenuhan Hak Sipil dan Hak-Hak lainnya pada Anak Sunda Wiwitan, Cireundeu, Cimahi.” Jurnal HAM 12, no. 3 (2021): 485–502. https://doi.org/10.30641/ham.2021.12.485-502.

Ghamrawi, Norma. “Toward Agenda 2030 in Education: Policies and Practices for Effective School Leadership.” Educational Research for Policy and Practice 22, no. 2 (2023): 325–347. https://doi.org/10.1007/s10671-023-09341-8.

Harlen, Suci Amelia. “Pemenuhan Hak Santri atas Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia oleh Oknum Pondok Pesantren.” Jurnal HAM 13, no. 2 (2022): 199–214. https://doi.org/10.30641/ham.2022.13.199-214.

Hartini, Sri, Fathikah Fauziah Hanum, and Anang Priyanto. “Obstacles and Efforts to Overcome Them in Protecting Children’s Rights against Violence in Elementary Schools in the Sleman District.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 19, no. 2 (2022): 336–342. https://doi.org/10.21831/jc.v19i2.53409.

Haryanti, Amelia, Bambang Santoso, and Dindin. “Legal Protection for Vocational School Students Undertaking Practical Work Experience during the Pandemic.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 20, no. 1 (2023): 36–46. https://doi.org/10.21831/jc.v20i1.51461.

Jannah, Irradhiatul, and Hermanto. “Implementation of Inclusive Education at Elementary Schools During the Covid-19 Pandemic.” Jurnal Prima Edukasia 10, no. 2 (2022): 171–179. https://doi.org/10.21831/jpe.v10i2.48884.

Lestari, Eta Yuni, Ani Purwanti, and Ratna Herawati. “Strategies for Realizing Equitable Education Rights for People with Disabilities at Nurul Maksum Inclusive Islamic Boarding School Semarang.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 22, no. 2 (2025): 487–497. https://doi.org/10.21831/jc.v22i2.85573.

Martinez Sainz, Gabriela, and Dympna Devine. “A Rights-Based Exploration of Children’s Pedagogic Voice in the Classroom.” Education 3-13 52, no. 6 (2024): 874–890. https://doi.org/10.1080/03004279.2024.2331953.

Messiou, Kyriaki, Jay de los Reyes, Chinmaya Potnis, Ping Dong, and Vivienne Kachollom Rwang. “Student Voice for Promoting Inclusion in Primary Schools.” International Journal of Inclusive Education 29, no. 7 (2025): 1168–1182. https://doi.org/10.1080/13603116.2024.2317729.

Mincu, Monica. “Governance Mechanisms, School Principals and the Challenge of Personalized Education in Contexts.” Prospects 54 (2024): 103–119. https://doi.org/10.1007/s11125-023-09663-8.

Palguna, I Dewa Gede, and Bima Kumara Dwi Atmaja. “Konsepsi Pendidikan Sebagai Hak Konstitusional.” Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM 30, no. 2 (2023): 350–370. https://doi.org/10.20885/iustum.vol30.iss2.art6.

Rachman, Fazli, Majda El Muhtaj, Reh Bungana Beru Perangin-angin, and Prayetno. “Human Rights Education Within ‘Presisi’ Curriculum: A Study of State Police School in North Sumatra.” Jurnal HAM 15, no. 2 (2024): 111–128. https://doi.org/10.30641/ham.2024.15.111-128.

Riyadi, Eko. “Pelaksanaan Pemenuhan Hak Atas Aksesibilitas Pendidikan Tinggi Bagi Penyandang Disabilitas Di Yogyakarta.” Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM 28, no. 1 (2021): 71–93. https://doi.org/10.20885/iustum.vol28.iss1.art4.

Rovida, Khofidhotur, and Sasmini. “Konsep Pencegahan Cyberbullying Berbasis Techno Prevention Pada Era Society 5.0 di Indonesia.” Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM 31, no. 2 (2024): 461–485. https://doi.org/10.20885/iustum.vol31.iss2.art10.

Saptono, Bambang. “Implications of Child-Friendly School Policies in Reducing Cases of Violence against Children in Elementary Schools.” Jurnal Prima Edukasia 10, no. 1 (2022): 96–103. https://doi.org/10.21831/jpe.v10i1.45816.

Sihombing, Eka NAM, and Cynthia Hadita. “Persamaan Hak Atas Pendidikan terhadap Penerapan Sistem Zonasi.” Jurnal HAM 12, no. 2 (2021): 179–192. https://doi.org/10.30641/ham.2021.12.179-192.

Sunardianta, Raden, Lantip Diat Prasojo, Hari Yuliarto, and Firmansyah. “Child-Friendly School-Based Learning Management Model for Health and Physical Education.” Cakrawala Pendidikan 43, no. 2 (2024): 459–469. https://doi.org/10.21831/cp.v43i2.64652.

Suryana, Yana, Yulia Kurniaty, and Aroma Elmina Martha. “A Model for Protecting the Right to Education for Child Labour.” Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM 30, no. 2 (2023): 371–395. https://doi.org/10.20885/iustum.vol30.iss2.art7.

Zak-Doron, Idan, and Lotem Perry-Hazan. “Teachers’ Roles in Facilitating, Delimiting, and Balancing Student Participation Rights: The Case of Democratic (Open) Schools’ Disciplinary Procedures.” Teaching and Teacher Education 142 (2024): 104528. https://doi.org/10.1016/j.tate.2024.104528.

LEGISLATION AND REGULATORY INSTRUMENTS

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301).

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2005 tentang Pengesahan International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 118, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4557).

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pengesahan Convention on the Rights of Persons with Disabilities (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 107, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5251).

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 297, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5606).

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5871).

Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on the Rights of the Child (Konvensi tentang Hak-Hak Anak).

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 26 Tahun 2025 tentang Standar Pengelolaan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2025 Nomor 1079).

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2026 Nomor 13).

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2026 Nomor 11).

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.