Integrating Environmental Approval into Mining Business Licensing: Corporate Accountability and Ecological Risk

Isi Artikel Utama

Febrian Chandra
Rabiq Qalbi

Abstrak

Artikel ini menganalisis integrasi persetujuan lingkungan ke dalam perizinan berusaha sektor pertambangan setelah konsolidasi rezim perizinan berbasis risiko. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kritik kebijakan, melalui inventarisasi serta interpretasi sistematis bahan hukum primer dan literatur mutakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dapat meningkatkan kepastian prosedural, tetapi juga menimbulkan empat indikator risiko akuntabilitas: kaburnya pemisahan antara penilaian lingkungan dan penerbitan izin, jejak keputusan yang tidak selalu terbuka, asimetri kewenangan pengawasan pusat-daerah, dan lemahnya hubungan langsung antara pelanggaran lingkungan dengan status perizinan berusaha. Risiko tersebut lebih serius pada pertambangan karena dampaknya bersifat spasial, kumulatif, dan berjangka panjang. Artikel ini menawarkan model akuntabilitas ekologis lima tahap yang mencakup praperizinan, penerbitan izin, pengawasan, sanksi, dan pemulihan. Model tersebut mensyaratkan partisipasi publik bermakna, data lingkungan yang dapat diakses, verifikasi lapangan, tanggung jawab pemegang izin dan pengendali manfaat, serta jaminan pemulihan yang efektif agar kemudahan investasi tidak mengurangi fungsi preventif hukum lingkungan

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

“Integrating Environmental Approval into Mining Business Licensing: Corporate Accountability and Ecological Risk”. 2026. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum 4 (2): 316-37. https://doi.org/10.70308/kz4rs275.

Referensi

Chandra, F. “Pengelolaan Kehutanan Berbasis Masyarakat Hukum Adat dalam Kerangka Konstitusi Hijau di Indonesia.” Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum 3, no. 1 (2025): 104–119. https://doi.org/10.70308/adagium.v3i1.67.

Darman, M., and I. Riyanti. “Effectiveness of Regional Government Authority Regarding Mining Business Permits Post Presidential Decree Number 55 of 2022 Concerning Mineral and Coal Mining Management.” Journal of Law Science 6, no. 3 (2024): 407–413. https://doi.org/10.35335/jls.v6i3.5235.

Erni, E., and F. Jaya. “Efektifitas Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dalam Rangka Kemudahan Berusaha.” Wajah Hukum 6, no. 2 (2022): 248–257. https://doi.org/10.33087/wjh.v6i2.927.

Evitasari, D., and S. Sukendah. “Dampak Degradasi dan Strategi Hutan Mangrove dalam Menjaga Ekosistem.” Jurnal Ilmu Pertanian dan Perkebunan 5, no. 1 (2023): 39–46. https://doi.org/10.55542/jipp.v5i1.505.

Hartati, H., F. Chandra, and A. Diar. “Spatial Planning for Mining Exploitation Rights in Forest Area.” ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan 17, no. 1 (2024): 19–34. https://doi.org/10.15575/adliya.v17i1.22747.

Helmi. “Sistem Pengawasan Perizinan Bidang Lingkungan Hidup Terhadap Perizinan Berusaha Bidang Kehutanan dan Pertambangan di Indonesia.” Jurnal Sains Sosio Humaniora 6, no. 1 (2022): 15–30. https://doi.org/10.22437/jssh.v6i1.19391.

Helmi, H. H. “Kewenangan Daerah Dalam Perizinan Berusaha Dalam Undang-Undang Cipta Kerja.” Simbur Cahaya 28, no. 2 (2021): 15–39. https://doi.org/10.28946/sc.v28i2.1170.

Juang Nirboyo, A. “Potensi Korupsi Dalam Perizinan Lingkungan Melalui Sistem Online Single Submission Pasca Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.” Jatiswara 36, no. 2 (2021): 219–228. https://doi.org/10.29303/jtsw.v36i2.316.

Lahabu, Z., R. Mina, A. U. Marzuki, and D. Sucipto. “Kedudukan Persetujuan Lingkungan Terhadap Perizinan Berusaha Dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.” Jurnal Yustisiabel 6, no. 1 (2022): 70–88. https://doi.org/10.32529/yustisiabel.v6i1.1595.

Mbuna, L., and F. Rahmadani. “Hilirisasi Pertambangan Sebagai Instrumen Investasi Berkelanjutan Dalam Perpanjangan Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK).” Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology 4, no. 2 (2026): 52–59. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8241.

Ministry of Energy and Mineral Resources, Republic of Indonesia. “Pemerintah Perketat Pengawasan Lima Perusahaan Tambang di Raja Ampat.” June 8, 2025. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/pemerintah-perketat-pengawasan-lima-perusahaan-tambang-di-raja-ampat. Accessed August 17, 2026.

Pakaya, P., M. H. Prasetyo, S. Syamsudin, M. H. Baruadi, and Hasim. “Nilai Intrinsi Alam Dalam Konservasi Kajian Pustaka Degradasi Ekosistem Mangrove di Grontalo.” Journal of Scientech Research and Development 6, no. 2 (2024): 478–485. https://doi.org/10.56670/jsrd.v6i2.623.

Ra’uf, A. S., Imamulhadi, and Y. Adharani. “Mechanism for Spatial Utilization Activity Compliance in Mining Business Licensing and Its Implications for Environmental Preservation.” Journal of Law, Politic and Humanities 6, no. 3 (2026): 1585–1596. https://doi.org/10.38035/jlph.v6i3.3031.

Republic of Indonesia. Constitutional Court Decision No. 10/PUU-XX/2022, March 29, 2022.

Republic of Indonesia. Government Regulation No. 22 of 2021 on the Implementation of Environmental Protection and Management. State Gazette of the Republic of Indonesia 2021 No. 32, Supplement to the State Gazette No. 6634.

Republic of Indonesia. Government Regulation No. 28 of 2025 on Risk-Based Business Licensing. State Gazette of the Republic of Indonesia 2025 No. 98.

Republic of Indonesia. Government Regulation No. 39 of 2025 on the Second Amendment to Government Regulation No. 96 of 2021 on the Implementation of Mineral and Coal Mining Business Activities.

Republic of Indonesia. Government Regulation No. 96 of 2021 on the Implementation of Mineral and Coal Mining Business Activities. State Gazette of the Republic of Indonesia 2021 No. 208, Supplement to the State Gazette No. 6721.

Republic of Indonesia. Law No. 2 of 2025 on the Fourth Amendment to Law No. 4 of 2009 on Mineral and Coal Mining.

Republic of Indonesia. Law No. 6 of 2023 on the Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job Creation into Law. State Gazette of the Republic of Indonesia 2023 No. 41, Supplement to the State Gazette No. 6856.

Republic of Indonesia. Law No. 30 of 2014 on Government Administration, as amended.

Republic of Indonesia. Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management. State Gazette of the Republic of Indonesia 2009 No. 140, Supplement to the State Gazette No. 5059.

Republic of Indonesia. Minister of Law Regulation No. 2 of 2025 concerning Verification and Supervision of Corporate Beneficial Ownership.

Republic of Indonesia. Presidential Regulation No. 13 of 2018 on the Application of the Principle of Recognizing Beneficial Owners of Corporations in the Context of Preventing and Eradicating Money Laundering and Terrorism Financing.

Republic of Indonesia. Presidential Regulation No. 55 of 2022 on Delegation of Business Licensing in the Mineral and Coal Mining Sector. State Gazette of the Republic of Indonesia 2022 No. 91.

Samudera, R. S. “Implementasi Kebijakan UU Cipta Kerja Dalam Tata Kelola Ketenagakerjaan, Lingkungan, dan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko di Indonesia Pasca-Pandemi.” Development Policy and Management Review 5, no. 1 (2025): 68–80. https://doi.org/10.61731/dpmr.v5i1.44206.

Sanduan, A. P. “Resentralisasi Perizinan Berusaha Pertambangan Mineral Dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.” Jurnal Hukum Bisnis Bonum Commune 5, no. 1 (2022): 142–160. https://doi.org/10.30996/jhbbc.v5i1.6098.

Setiawan, I. “Peranan Sektor Pertambangan dalam Pembangunan Ekonomi Implikasinya pada Lingkungan.” BUDGETING: Journal of Business, Management and Accounting 5, no. 2 (2024): 651–661. https://doi.org/10.31539/budgeting.v5i2.8551.

Setyadi, D. S., and M. E. Yuniza. “Perizinan Berusaha di Sektor Hulu Minyak dan Gas Bumi: Evaluasi Sistem Terintegrasi Secara Elektronik.” Jurnal Ius Constituendum 6, no. 2 (2021): 381–406. https://doi.org/10.26623/jic.v6i2.4146.

Suhadi, M., A. R. Erzal Wahyudi, and P. F. Garpy. “Kebijakan Penerbitan Perizinan Berusaha Dalam Sektor Pariwisata Beresiko Setelah Berlakunya UU Cipta Kerja di Kabupaten Jember.” Pubmedia Social Sciences and Humanities 1, no. 1 (2023): 24–30. https://doi.org/10.47134/pssh.v1i1.14.

Taqiyaah, A. “Regulasi Foreign Direct Investment dalam Perizinan dan Pemulihan Sektor Lingkungan Pertambangan Batubara Era UU Minerba 2020.” Law Research Review Quarterly 10, no. 2 (2025). https://doi.org/10.15294/llrq.v10i2.4368.

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.