Freedom of Expression and Electronic Defamation on Social Media: A Juridical Analysis of the Haris Azhar and Fatia Maulidiyanti Decisions

Isi Artikel Utama

Melianus Albert Tobing
Miftakhul Huda
Moh Saleh

Abstrak

Perluasan media sosial sebagai ruang kritik publik telah meningkatkan ketegangan hukum antara kebebasan berekspresi dan perlindungan reputasi di Indonesia. Penelitian ini menganalisis putusan bebas Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur, penolakan kasasi penuntut umum oleh Mahkamah Agung, serta relevansi perubahan terbaru dalam hukum informasi elektronik Indonesia. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, konseptual, dan perbandingan. Bahan hukum primer meliputi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024, putusan pengadilan tingkat pertama dan Mahkamah Agung, serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 105/PUU-XXII/2024. Bahan sekunder mencakup literatur hukum Indonesia dan artikel ilmiah mengenai ujaran digital, tata kelola platform, moderasi konten, dan chilling effect. Hasil analisis menunjukkan bahwa pertimbangan pengadilan membentuk pembedaan yang signifikan secara hukum antara kritik yang ditujukan pada kebijakan atau jabatan publik dan serangan terhadap kehormatan pribadi. Putusan kasasi Mahkamah Agung memperkuat pembedaan tersebut sebagai pedoman yurisprudensial yang persuasif, meskipun Indonesia tidak menganut stare decisis. Perubahan undang-undang pada 2024 dan penafsiran Mahkamah Konstitusi pada 2025 semakin mempersempit jangkauan yang sah dari tindak pidana pencemaran nama baik elektronik. Penelitian ini menegaskan bahwa pembatasan ekspresi daring seharusnya berfokus pada serangan yang dapat dibuktikan terhadap reputasi individual dan tidak mengubah kritik berbasis riset untuk kepentingan publik menjadi pencemaran nama baik pidana.

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

“Freedom of Expression and Electronic Defamation on Social Media: A Juridical Analysis of the Haris Azhar and Fatia Maulidiyanti Decisions”. 2026. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum 4 (2): 669-86. https://doi.org/10.70308/yyvvb907.

Referensi

Arsa, Kadek Ferdian Dwi, and I Dewa Gede Herman Yudiawan. "Kebebasan Berpendapat Dan Perlindungan Reputasi Dalam Penerapan Pasal 27 Ayat (3) UU ITE." Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4, no. 1 (2026): 6158-6168. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3541.

Constitutional Court of the Republic of Indonesia. Decision No. 105/PUU-XXII/2024. April 29, 2025.

East Jakarta District Court. Decision No. 202/Pid.Sus/2023/PN Jkt.Tim. January 8, 2024. https://jdih.mahkamahagung.go.id/download-file-satker/putusan-pengadilan-negeri-jakarta-timur-nomor-202pidsus2023pn-jkttim.

East Jakarta District Court. Decision No. 203/Pid.Sus/2023/PN Jkt.Tim. January 8, 2024. https://jdih.mahkamahagung.go.id/download-file-satker/putusan-pengadilan-negeri-jakarta-timur-nomor-203pidsus2023pn-jkttim.

Huang, Tao. "Decentralized Social Networks and the Future of Free Speech Online." Computer Law & Security Review 55 (2024): 106059. https://doi.org/10.1016/j.clsr.2024.106059.

Indriasari, Devi Tri. "Kebebasan Berekspresi Dalam Tekanan Regulasi: Studi Terhadap Undang-Undang Informasi Dan Transaksi Elektronik (UU ITE)." Masyarakat Indonesia 49, no. 2 (2024): 243-256. https://doi.org/10.14203/jmi.v49i2.1373.

Maaß, Sabrina, Jil Wortelker, and Armin Rott. "Evaluating the Regulation of Social Media: An Empirical Study of the German NetzDG and Facebook." Telecommunications Policy 48, no. 5 (2024): 102719. https://doi.org/10.1016/j.telpol.2024.102719.

Nave, Eva, and Lottie Lane. "Countering Online Hate Speech: How Does Human Rights Due Diligence Impact Terms of Service?" Computer Law & Security Review 51 (2023): 105884. https://doi.org/10.1016/j.clsr.2023.105884.

Park, Tae Jung, and Akshita Rohatgi. "Balancing the Platform Responsibility Paradox: A Case for Amplification Regulation to Mitigate the Spread of Harmful but Legal Content Online." Computer Law & Security Review 52 (2024): 105960. https://doi.org/10.1016/j.clsr.2024.105960.

Pratama, Muhammad Irfan, Abdul Rahman, and Fahri Bachmid. "Kebebasan Berpendapat Dan Berekspresi Di Media Sosial Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia." Qawanin Jurnal Ilmu Hukum 3, no. 1 (2022): 1-16. https://doi.org/10.56087/qawaninjih.v3i1.406.

Putri, Devita Kartika. "Hate Speech and the Harm in Indonesian Judicial Decisions." Cogent Social Sciences 9, no. 2 (2023): 2274430. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2274430.

Rahardjo, Ridho Dwi, and Wiwik Afifah. "Kesesuaian Permenkominfo Nomor 05 Tahun 2020 Dengan Prinsip Kebebasan Berpendapat Dan Berekspresi Dalam Hak Asasi Manusia." Bureaucracy Journal: Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance 2, no. 2 (2022): 472-486. https://doi.org/10.53363/bureau.v2i2.48.

Rahmawati, Nur, Muslichatun Muslichatun, and Muhammad Marizal. "Kebebasan Berpendapat Terhadap Pemerintah Melalui Media Sosial Dalam Perspektif UU ITE." Widya Pranata Hukum 3, no. 1 (2021): 62-75.

Republic of Indonesia. Law No. 1 of 2024 on the Second Amendment to Law No. 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions.

Republic of Indonesia. Law No. 19 of 2016 on the Amendment to Law No. 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions.

Republic of Indonesia. The 1945 Constitution of the Republic of Indonesia.

Sethiawanza, Arju. "Peran Hukum Dalam Menjaga Kebebasan Berpendapat Di Media Sosial: Antara Hak Dan Kewajiban." Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik 2, no. 1 (2024): 632-638.

Sukmawan, Yulia Audina, and Dwi Damayanti. "Metode Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris Sebagai Strategi Penguatan Perspektif Kajian Ilmu Hukum." Notary Law Journal 4, no. 3 (2025): 114-128. https://doi.org/10.32801/nolaj.v4i3.116.

Supreme Court of the Republic of Indonesia. Decision No. 5712 K/Pid.Sus/2024. September 11, 2024.

Supreme Court of the Republic of Indonesia. Decision No. 5714 K/Pid.Sus/2024. September 11, 2024.

Szegda, Joanna, and Grzegorz Tylec. "The Level of Legal Security of Citizen Journalists and Social Media Users Participating in Public Debate: Standards Developed in the Jurisprudence of the European Court of Human Rights (ECtHR) and the European Court of Justice (ECJ)." Computer Law & Security Review 47 (2022): 105740. https://doi.org/10.1016/j.clsr.2022.105740.

United Nations. International Covenant on Civil and Political Rights. December 16, 1966.

United Nations Human Rights Committee. General Comment No. 34: Article 19, Freedoms of Opinion and Expression. CCPR/C/GC/34. September 12, 2011.

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.