Protecting Children’s Economic Interests in the Post-Divorce Division of Marital Property: A Best-Interests Framework
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian hukum normatif ini membahas perlindungan kepentingan ekonomi anak ketika harta bersama dibagi setelah perceraian. Kajian membedakan hak milik mantan suami dan istri dari kewajiban nafkah dan kepentingan tempat tinggal anak. Analisis perundang-undangan, pedoman kamar agama Mahkamah Agung, dan literatur kasus menunjukkan bahwa SEMA Nomor 1 Tahun 2022 membuka kemungkinan mengabulkan gugatan tetapi menunda pelaksanaan pembagian jika objeknya terbukti satu-satunya rumah tempat tinggal anak. Penelitian menawarkan asesmen kebutuhan anak dan tata cara penundaan yang proporsional, namun tidak menganggap anak otomatis memiliki bagian hak milik atas harta bersama. Pembentukan jaminan kebendaan baru memerlukan landasan hukum yang memadai.
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Adiaat, Muhammad and Andhani Novita Putri. “Perlindungan Anak Dalam Penyelesaian Perkara Harta Bersama Dengan Objek Rumah Tempat Tinggal Anak (Studi Putusan Mahkamah Agung No. 61 K/AG/2025).” JOURNAL of LEGAL RESEARCH 8, no. 1 (2026): 1–16. https://doi.org/10.15408/jlr.v8i1.50112.
Auda, Jasser. Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought, 2008.
Aurellia, Meivanza Dwi and Abdul Halim. “Urgensi Pembentukan Lembaga Eksekutor Terhadap Pemenuhan Hak Perempuan Dan Anak Pasca Perceraian.” Jurnal USM Law Review 6, no. 2 (2023): 752–765. https://doi.org/10.26623/julr.v6i2.7270.
Budi, Kukuh Pramono, Ghansham Anand, Shintya Yulfa Septiningrum, Nur Ezan Rahmat, and Xavier Nugraha. “Adjudicating Joint Property Dispute in Islamic Jurisprudence: Balancing the Best Interests of the Child with a Focus on Residency.” Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran 23, no. 2 (2023): 245–266. https://doi.org/10.18592/sjhp.v23i2.12278.
Fatahillah, Zahrul, Ajhatul Ilham, Mansari, and Azharuddin. “The Urgency of Reformulating Regulations on the Postponement of Marital Property Distribution to Fulfill the Best Interests of the Child.” Dusturiyah: Jurnal Hukum Islam, Perundang-undangan dan Pranata Sosial 16, no. 1 (2026): 83–99. https://doi.org/10.22373/qhj60v43.
Halim, Angelina Patricia and Mia Hadiati. “Assessing the Implementation of the Best Interests of the Child Principle in Post-Divorce Custody Determinations.” Jihk 8, no. 1 (2026): 264–278. https://doi.org/10.46924/jihk.v8i1.474.
Hidayatullah, Muhammad Yogie and Ahsin Dinal Mustafa. “Penambahan Nafkah Anak Pasca Perceraian Perspektif Teori Keadilan Gustav Radbruch.” Sakina: Journal of Family Studies 8, no. 1 (2024): 48–63. https://doi.org/10.18860/jfs.v8i1.6482.
Indonesia. Compilation of Islamic Law. Disseminated through Presidential Instruction No. 1 of 1991.
Indonesia. Law No. 1 of 1974 concerning Marriage.
Indonesia. Law No. 23 of 2002 concerning Child Protection, as amended.
Indonesia. Supreme Court. Circular No. 1 of 2022 concerning Implementation of the 2022 Plenary Chamber Formulations, sec. C.1.a.
Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on the Rights of the Child (Konvensi tentang Hak-Hak Anak).
Ma'arif, Khaerul and Ade Fita Nurani. “Implementasi Prinsip Kepentingan Terbaik Anak Dalam Pertimbangan Hakim Pada Penetapan Asal-Usul Anak Luar Nikah: Studi Putusan Nomor 33/Pdt.P/2025/PA.Smn.” Al-Mizan 22, no. 1 (2026): 157–186. https://doi.org/10.30603/am.v22i1.7803.
Maharani, Nur Afifa, Kurniati, and Zulhas’ari Mustafa. “Analisis Maqāṣid Syarī‘ah terhadap Pertimbangan Hakim dalam Putusan Nafkah Anak Pasca Perceraian di Pengadilan Agama.” QISTHOSIA : Jurnal Syariah dan Hukum 7, no. 1 (2026): 13–27. https://doi.org/10.46870/jhki.v7i1.2284.
Muchlis, Yasardin, Oyo Sunaryo Mukhlas, Siah Khosyi’ah, and Fahadil Amin Al Hasan. “Child-Centered Adjudication: Integrating the Best Interests Principle Into Indonesian Marital Property Distribution.” Nurani: jurnal kajian syari'ah dan masyarakat 25, no. 2 (2025): 473–492. https://doi.org/10.19109/nurani.v25i2.30371.
Musaddad, Endad, Muhammad Ishom, Mohd Norhusairi Mat Hussin, and Ahmad Jamaludin Jambunanda. “Guaranteeing the Rights of Children and Women Post-Divorce: A Comparative Study Between Indonesia and Malaysia.” Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi 8, no. 1 (2025): 1–14. https://doi.org/10.24090/volksgeist.v8i1.12214.
Nasution, Hotnidah, Windy Triana, and Ahmad Rifqi Muchtar. “Ensuring Children’s Rights after Divorce in Indonesia: Religious Court Decisions on Nafkah Madiyah.” Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam 17, no. 1 (2024): 41–57. https://doi.org/10.14421/ahwal.2024.17103.
Purwanto, Ahmad Edi. “Kepentingan Terbaik Anak dalam Sengketa Harta Bersama: Analisis SEMA No. 1 Tahun 2022 dengan Teori Fath al-Żarī‘ah dan Sadd al-Żarī‘ah.” ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab 6, no. 2 (2025): 253–272. https://doi.org/10.20885/abhats.vol6.iss2.art12.
Sinambela, Hotman, Mardiman Sane, Panti Silaban, Lamhot Hutahaean, and Muhenri Sihotang. “Efektivitas Eksekusi Putusan Nafkah Terutang Pasca Perceraian Dalam Menjamin Hak Ekonomi Anak.” Suloh: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh 14, no. 1 (2026): 269–295. https://doi.org/10.29103/sjp.v14i1.26297.
Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pemberlakuan Rumusan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2015 sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas bagi Pengadilan.
Syarifuddin, Amir. Hukum Perkawinan Islam di Indonesia: Antara Fiqh Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2009.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 297, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5606).
United Nations Committee on the Rights of the Child. General Comment No. 14 on the Right of the Child to Have His or Her Best Interests Taken as a Primary Consideration. CRC/C/GC/14. 2013.
Yusup, Deni Kamaludin and Fahadil Amin Al Hasan. “Perlindungan Hukum Terhadap Hak Anak Dalam Sengketa Harta Bersama.” Jurnal Yudisial 15, no. 3 (2023): 317–335. https://doi.org/10.29123/jy.v15i3.536.
Zuhdi, Syaifuddin, Khudzaifah Dimyati, Kelik Wardiono, Rahma Shofia, and Abdul Hakim. “The Confiscation of Husbands’ Wealth as A Collateral for Post-Divorce Child Support: Perspective of Maqāṣid Al-Sharī'ah.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam 8, no. 2 (2024): 912–933. https://doi.org/10.22373/sjhk.v8i2.17326.