Criminal Liability for Child Grooming in the Indonesian Criminal Law System: Normative Gaps and the Need for Harmonization

Isi Artikel Utama

Abstrak

Artikel ini mengkaji pertanggungjawaban pidana atas child grooming yang berlangsung secara langsung maupun melalui sarana elektronik dalam hukum pidana Indonesia setelah berlakunya KUHP 2023 pada Januari 2026. Penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus untuk membandingkan unsur tindak pidana dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang TPKS, Undang-Undang Pornografi, UU ITE, dan KUHP. Kajian menunjukkan bahwa tindakan bujukan, penguntitan seksual elektronik, dan pelibatan anak dalam pornografi dapat dijangkau oleh ketentuan tertentu, sehingga tidak tepat menyebut seluruh proses grooming sebagai kekosongan hukum. Persoalan utamanya adalah ketiadaan delik mandiri yang dirumuskan secara pasti untuk rangkaian manipulasi terarah dengan maksud seksual ketika unsur delik yang ada belum terpenuhi. Perbandingan putusan digunakan secara terbatas untuk menunjukkan cara pengadilan memandang relasi kuasa dan klaim persetujuan anak, bukan sebagai bukti bahwa seluruh tahapan grooming telah dipidana. Artikel ini mengusulkan delik formil yang dibatasi oleh unsur maksud seksual spesifik, pola perilaku objektif, dan standar pembuktian, disertai pengaman terhadap kriminalisasi komunikasi yang wajar.

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Biografi Penulis

Febby Febriyanti, Universitas Pasundan

Fakultas Hukum, Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia.

Gialdah Tapiansari Batubara, Universitas Pasundan

Fakultas Hukum, Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia.

Cara Mengutip

Febriyanti, Febby, dan Gialdah Tapiansari Batubara. 2026. “Criminal Liability for Child Grooming in the Indonesian Criminal Law System: Normative Gaps and the Need for Harmonization”. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum 4 (2): 1649-65. https://doi.org/10.70308/rj7gw254.

Referensi

Amilda, Salsabila, Yasmin Luthfiah Sutari, Muhammad Arief Aqil Audi, Annisa Hafizhah, and Rosmalinda. “Perlindungan Hukum terhadap Anak Korban Child Grooming Akibat Keingintahuan yang Salah dalam Penggunaan Media Sosial.” Cendekia: Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora 3, no. 1 (2025): 918–28. https://doi.org/10.70193/cendekia.v3i1.173.

Anggraeny, Kurnia Dewi, Daffa Nugroho Ramadhan, Gatot Sugiharto, Mufti Khakim, and Mahrus Ali. “Cyber Child Grooming on Social Media: Understanding the Factors and Finding the Modus Operandi.” International Journal of Law and Politics Studies 5, no. 1 (2023): 180–88. https://doi.org/10.32996/ijlps.2023.5.1.21.

Batubara, Gialdah Tapiansari, and Firdaus Arifin. “Model Pendidikan Hukum dalam Upaya Mewujudkan Kesadaran Hukum Siswa Sejak Dini.” Litigasi 20, no. 1 (2019): 19–56. https://doi.org/10.23969/litigasi.v20i1.2106.

Craven, Samantha, Sarah Brown, and Elizabeth Gilchrist. “Sexual Grooming of Children: Review of Literature and Theoretical Considerations.” Journal of Sexual Aggression 12, no. 3 (2006): 287–99. https://doi.org/10.1080/13552600601069414.

Dilla, Nadia Rezkina, and Ufran. “Efektivitas Penanggulangan Tindak Pidana Child Grooming di Indonesia.” Indonesia Berdaya 4, no. 1 (2023): 383–88. https://doi.org/10.47679/ib.2023427.

Indonesia, Supreme Court. Decision No. 1114 K/Pid.Sus/2011.

Indonesia, Supreme Court. Decision No. 5642 K/Pid.Sus/2022.

Indonesia. Law No. 1 of 2023 on the Criminal Code.

Indonesia. Law No. 1 of 2024 amending the Electronic Information and Transactions Law.

Indonesia. Law No. 12 of 2022 on Crimes of Sexual Violence.

Indonesia. Law No. 23 of 2002 on Child Protection, as amended.

Indonesia. Law No. 35 of 2014 amending Law No. 23 of 2002 on Child Protection.

Indonesia. Law No. 44 of 2008 on Pornography.

Kaylor, Leah E., Georgia M. Winters, Elizabeth L. Jeglic, and Jennifer Cilli. “An Analysis of Child Sexual Grooming Legislation in the United States.” Psychology, Crime & Law 29, no. 9 (2023): 982–1000. https://doi.org/10.1080/1068316X.2022.2043313.

Komnas Perempuan. CATAHU 2025: Annual Record of Violence against Women. 2026.

Porcelli, Carly, Flora Anderson, and Juliane A. Kloess. “Unraveling the Complexities of Offender Strategies as Part of Online Sexual Grooming and Technology-Assisted Child Sexual Abuse: A Systematic Review.” Trauma, Violence, & Abuse (2026). https://doi.org/10.1177/15248380251411261.

Ridwan, Edi Setiadi, Rena Yulia, Dini Dewi Heniarti, Gialdah Tapiansari Batubara, and Belardo Prasetya Mega Jaya. “Comparative Study on the Choice of Regulatory Models for the Formulation of Corruption Crimes in the Anti-Corruption Laws of Indonesia and Malaysia.” Litigasi 26, no. 1 (2025): 228–59. https://doi.org/10.23969/litigasi.v26i1.19611.

Sari, Febriyana Nur Aziza Sagita. “Urgensi Hukum Pengaturan Tindak Pidana Child Grooming di Media Sosial dalam Perspektif Hukum.” IPMHI Law Journal 5, no. 4 (2026): 1261–86. https://doi.org/10.15294/ipmhi.v5i4.47841.

Sari, Puja Aqdamuyasyaro Permata, and Pudji Astuti. “Perlindungan Hukum terhadap Korban Cyber Child Grooming di Indonesia dan Australia.” Indonesian Journal of Contemporary Law 3, no. 2 (2026): 1–43.

United Nations. Convention on the Rights of the Child. November 20, 1989.

Winters, Georgia M., Elizabeth L. Jeglic, Benjamin N. Johnson, and Cordelia Chou. “The Prevalence of Sexual Grooming Behaviors among Survivors of Childhood Sexual Abuse.” Child Abuse & Neglect 154 (2024): 106842. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2024.106842.

Yudhistira, Yura P. “Child Grooming dan Tafsir Suka sama Suka Perkara Kekerasan Seksual Anak.” Marinews Mahkamah Agung, February 4, 2026. https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/child-grooming-dalam-perkara-kekerasan-seksual-anak-0PE.

Yusrizal, Ferdy Saputra, Hadi Iskandar, Romi Asmara, and Laila Muhammad Rasyid. “Navigating the Digital Dilemma: Protecting Indonesian Children from Cybercrime.” Kanun: Jurnal Ilmu Hukum 27, no. 2 (2025): 398–426. https://doi.org/10.24815/kanun.v27i2.45738.

Yustia, Rd. Dewi Asri, Gialdah Tapiansari Batubara, and Tia Ludiana. “Implementasi Model Pidana Kerja Sosial Berbasis Nilai-Nilai Hukum Adat Sunda.” Litigasi 22, no. 2 (2021): 272–86. https://doi.org/10.23969/litigasi.v22i2.4526