Zakat on Crypto Assets in Indonesia: Contemporary Fiqh, Post-P2SK Regulation, and a Governance Proposal for BAZNAS
Isi Artikel Utama
Abstrak
Artikel ini menganalisis kewajiban zakat atas aset kripto di Indonesia dengan memisahkan tiga persoalan yang sering tercampur: pengakuan aset dalam hukum positif, klasifikasi kehartaan (māliyyah) dalam fikih, dan desain operasional pengelolaan zakat. Penelitian menggunakan metode hukum doktrinal dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Korpus diperbarui sampai 30 September 2026 dengan memprioritaskan sumber primer: UU P2SK, regulasi OJK, dokumen OJK-BI-Bappebti, peraturan perpajakan, keputusan/fatwa resmi MUI, Muhammadiyah, NU, Mufti Perlis, dan Dar al-Ifta Mesir, serta dokumen BAZNAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpindahan pengawasan aset keuangan digital kepada OJK tidak dengan sendirinya membuktikan status syariah aset kripto sebagai māl. Fatwa juga tidak seragam: sebagian mengakui aset kripto secara bersyarat, sedangkan yang lain melarang transaksi tertentu. Oleh karena itu, artikel menolak formula tunggal 2,5 persen untuk semua aset. Trader aktif, pemegang jangka panjang, stablecoin, dan imbal hasil staking perlu dinilai berdasarkan niat kepemilikan, karakter aset, sumber keuntungan, niṣāb, dan ḥawl. Artikel mengusulkan model tata kelola “Zakat 4.0” sebagai rancangan penulis—bukan praktik BAZNAS yang telah berjalan—yang mengutamakan kemitraan dengan penyelenggara berizin OJK, KYC/AML-CFT, standar valuasi, konversi rupiah, pengamanan kustodi, audit, dan pengawasan syariah. Zakat dan pajak diperlakukan sebagai kewajiban berbeda; fasilitas pengurang penghasilan bruto mengikuti PP 60/2010 dan PMK 254/2010.
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Aditya, Aidil, Zainal Said, and Rukiah. “Implementasi UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat pada BAZNAS Kota Parepare.” Indonesia Journal of Zakat and Waqf 1, no. 1 (2022): 39-55.
Apriliani, Candrika Arivia, Achmad Irwan Hamzani, and Muhammad Wildan. “Legalitas Transaksi Aset Kripto Menurut Perspektif Hukum Islam.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah 3, no. 1 (2023): 113-124. https://doi.org/10.36908/jimpa.v3i1.161.
Badan Amil Zakat Nasional. Rencana Strategis Badan Amil Zakat Nasional 2020-2025. Jakarta: BAZNAS, 2021.
Dar al-Ifta al-Misriyyah. “Hukm Tadawul ʿUmlat al-Bitcoin wa al-Taʿamul biha.” Fatwa No. 4205, December 28, 2017.
Helmi, Irpan, and Mery Maulin. “Zakat on Crypto Assets and Sharia Financial Inclusion: A Comparative Fiqh al-Muamalah Analysis in Indonesia and Malaysia.” Lentera: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies 7, no. 2 (2025): 189-200. https://doi.org/10.32505/hc4s1d89.
Indonesia. Law Number 4 of 2023 concerning Financial Sector Development and Strengthening.
Indonesia. Government Regulation Number 49 of 2024 concerning the Transfer of Regulatory and Supervisory Duties for Digital Financial Assets including Crypto Assets and Financial Derivatives.
Indonesia. Government Regulation Number 60 of 2010 concerning Zakat or Mandatory Religious Contributions Deductible from Gross Income.
Indonesia, Ministry of Finance. Regulation Number 254/PMK.03/2010 concerning Procedures for Charging Zakat or Mandatory Religious Contributions Deductible from Gross Income.
Indonesia, Ministry of Finance. Regulation Number 50 of 2025 concerning Value Added Tax and Income Tax on Crypto Asset Trading Transactions.
Ismariy, Muhammad Nur Karim Al, Ridho Saadillah Ahmad, Aan Taufiqurrohman, Mohammad Tohari, and Jean Claude Geofrey Mahoro. “Reconstructing Zakat on Cryptocurrency: A Maqāṣid al-Sharīʿah-Based Comparative Analysis of Indonesia, Malaysia, and Egypt.” Walisongo Journal of Sharia Economic Law 2, no. 1 (2026): 14-28. https://doi.org/10.21580/wishel.2026.2.1.31296.
Majelis Ulama Indonesia. “Keputusan Fatwa Hukum Uang Kripto atau Cryptocurrency.” Ijtima Ulama Komisi Fatwa VII, November 2021.
Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. “Fatwa tentang Kripto sebagai Aset Keuangan Digital.” March 5, 2026.
Nahdlatul Ulama. “Muktamar Ke-35 NU Putuskan Bitcoin sebagai Aset dan Alat Transaksi, Bukan Mata Uang.” August 30, 2026.
Otoritas Jasa Keuangan. Regulation Number 27 of 2024 concerning the Organization of Trading in Digital Financial Assets including Crypto Assets.
Otoritas Jasa Keuangan. Regulation Number 23 of 2025 amending OJK Regulation Number 27 of 2024.
Otoritas Jasa Keuangan. Regulation of the Board of Commissioners Number 3 of 2026 concerning the Organization of Trading in Digital Financial Assets including Crypto Assets.
Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, and Ministry of Trade/Bappebti. “Joint Press Release on the Transfer of Regulatory and Supervisory Duties for Digital Financial Assets including Crypto Assets and Financial Derivatives.” January 10, 2025.
Perlis State Mufti Department. “Fatwa on Bitcoin.” Decision of the 38th Meeting of the Perlis State Fatwa Committee, 2018.
Perlis State Mufti Department. “Fatwa Zakat Ke Atas Aset Digital Bitcoin (BTC).” Decision of the 42nd Meeting of the Perlis State Fatwa Committee, 2019, endorsed January 10, 2020.
Rachmawan, Farhan, and Astika Nurul Hidayah. “Legal Certainty and Protection of Heirs’ Rights over Digital Assets.” El-Hadhanah 5, no. 2 (2025): 100-114. https://doi.org/10.22373/hadhanah.v5i2.8110.
Syahida Amali, Ahmad Zakaria, and Fairus Sabiq. “Analisis Metode Penetapan Hukum Bitcoin dalam Fatwa MUI.” J-Alif 8, no. 1 (2023): 62. https://doi.org/10.35329/jalif.v8i1.3792.
Winanto, Edy. “Penerapan Prinsip Good Governance BAZNAS Ditinjau dari UU RI No. 23 Tahun 2011.” Sanaamul Quran 5, no. 1 (2024). https://doi.org/10.62096/sq.v5i1.62.
Jalal, Sadiya, and Ahmad Sufian Che Abdullah. “Challenges of Collecting Zakat on Digital Assets: A Case Study of Selected States Kuala Lumpur, Selangor, and Perlis.” Journal of Muamalat and Islamic Finance Research (2024). https://doi.org/10.33102/jmifr.545.
Latang, Muhammad Aslam, Fathurrahman, and Muhammad Faried. “Fatwa on Cryptocurrency as Digital Assets: An Islamic Perspective Amidst Indonesia’s Regulatory Landscape.” Parewa Saraq: Journal of Islamic Law and Fatwa Review 3, no. 2 (2024): 96-106. https://doi.org/10.64016/parewasaraq.v3i2.32.
Muzaki, Amar, Tajul Arifin, and Vinna Sri Yuniarti. “Zakat Saham MNC Sekuritas Cabang Bandung dalam Perspektif Fiqh Tabarruʿ.” Al-Muamalat 8, no. 2 (2021): 54-65. https://doi.org/10.15575/am.v8i2.12969.