Juridical Analysis of Civil Liability of Livestock Business Actors for Environmental Pollution
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini menganalisis konstruksi tanggung jawab perdata pelaku usaha peternakan atas pencemaran lingkungan hidup dalam hubungan antara Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan rezim khusus Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah diubah melalui rezim Cipta Kerja. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban usaha peternakan tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan jenis usahanya. Pasal 1365 KUH Perdata tetap relevan untuk pencemaran yang menuntut pembuktian perbuatan melawan hukum, kesalahan, kerugian, dan hubungan kausal, sedangkan Pasal 87 UUPPLH memperkuat kewajiban ganti rugi dan tindakan pemulihan. Pasal 88 mempertahankan konsep tanggung jawab mutlak, namun perubahan rumusan pasca-Cipta Kerja menimbulkan perdebatan mengenai standar pembuktian. Limbah organik peternakan pada umumnya tidak otomatis termasuk limbah B3, sehingga penerapan Pasal 88 harus didasarkan pada karakter kegiatan, penggunaan atau pengelolaan B3, atau terbuktinya ancaman serius terhadap lingkungan hidup. Penelitian merekomendasikan pendekatan berbasis risiko, bukti ilmiah, dan prinsip pencemar membayar agar kepastian hukum bagi pelaku usaha sejalan dengan perlindungan masyarakat dan pemulihan lingkungan.
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Abubakar, Muzakkir. “Hak Mengajukan Gugatan dalam Sengketa Lingkungan Hidup.” Kanun Jurnal Ilmu Hukum 21, no. 1 (2019): 93–108. https://doi.org/10.24815/kanun.v21i1.12766.
Sudrajat, Haryo. “Implementation of Strict Liability in the Settlement of Environmental Disputes Based on the Job Creation Act (Analysis of Decision Number 102/PDT.G-LH/2021/PT PLK).” Budapest International Research and Critics Institute-Journal 5, no. 2 (2022). https://doi.org/10.33258/birci.v5i2.5767.
Aprilian, Dea Putri, and Yeti Sumiati. “Pertanggungjawaban Perdata Lingkungan Hidup PT. KCIC yang Mengakibatkan Kerugian di Desa Mekarsari, Kabupaten Bandung Barat.” Bandung Conference Series: Law Studies 5, no. 1 (2025). https://doi.org/10.29313/bcsls.v5i1.16056.
Aritonang, Agnes Grace. “Peran Alternatif Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.” Crepido 3, no. 1 (2021): 1–12. https://doi.org/10.14710/crepido.3.1.1-12.
Busroni, Rania Syifa, and Citraresmi Widoretno Putri. “Strict Liability in Indonesian and Dutch Environmental Civil Law: A Comparative Study.” Jurnal USM Law Review 8, no. 3 (2025): 2785–2799. https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.13128.
Chandra, Febrian, Hartati Hartati, Helmi Helmi, and Muhammad Reza Halomoan. 2026. “Reconstructing Industrial Forest Spatial Planning Policy for Ecological Mitigation and Global Environmental Justice”. Journal of Law and Legal Reform 7 (2): 799-832. https://doi.org/10.15294/jllr.v7i2.40843.
Daniella, Christabel, Naomi Inly Parhusip, and Marchya Gwenervee Mongkaw. “Pertanggungjawaban Perdata atas Perbuatan Melawan Hukum dalam Kasus Perusakan Lingkungan Hidup di Indonesia.” Cessie: Jurnal Ilmiah Hukum 4, no. 5 (2026). https://doi.org/10.55904/cessie.v4i5.1947.
Fadhilah, Farrel Salma, Immamulhadi, and Dadang Epi Sukarsa. “Implementation of the Polluter Pays Principle in Environmental Law Enforcement in Indonesia.” Lambung Mangkurat Law Journal 11, no. 1 (2026): 224–243. https://doi.org/10.32801/abc.v11i1.308.
Fikri, Muhammad Ainurrasyid Al. “The Impact of the Elimination of the Principle of Strict Liability on Environmental Pollution Post the Job Creation Act.” Strata Law Review 4, no. 1 (2026): 12–21. https://doi.org/10.59631/slr.v4i1.156.
Indonesia. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata [Indonesian Civil Code], Article 1365.
Indonesia. Law Number 32 of 2009 on Environmental Protection and Management, as amended by Law Number 6 of 2023.
Indonesia. Law Number 6 of 2023 on the Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law Number 2 of 2022 on Job Creation into Law.
Indonesia. Government Regulation Number 22 of 2021 on the Implementation of Environmental Protection and Management.
Indonesia, Ministry of Environment. Regulation Number 7 of 2014 on Environmental Losses Due to Environmental Pollution and/or Damage.
Indonesia, Supreme Court. Supreme Court Regulation Number 1 of 2023 on Guidelines for Adjudicating Environmental Cases.
Kurnia, Kana, Indra Rizqullah Fawwaz, and Lita Herlina. “Penerapan Polluter Pays Principle dalam Perkara Tumpahan Minyak di Teluk Kota Balikpapan.” Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM 30, no. 3 (2023). https://doi.org/10.20885/iustum.vol30.iss3.art5.
Kusuma, Lalu Aria Nata. “Environmental Disputes Without Protection of Strict Liability Principles: Again, Law on Job Creation.” Law and Justice 7, no. 1 (2022): 1–13. https://doi.org/10.23917/laj.v7i1.699.
Mangindaan, Julio. “Bentuk-Bentuk Perbuatan yang Mengakibatkan Kerusakan dan Pencemaran terhadap Lingkungan Hidup serta Ganti Kerugian Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009.” Lex et Societatis 7, no. 9 (2019). https://doi.org/10.35796/les.v7i9.27001.
Maulidya, Rizqa, Munawir, Mulazi Ibna Fikra, Hikmah Amna Mnr, and Muhammad Hatta. “Implementation of the Principle of Strict Liability Through Civil Law Enforcement to Protect and Manage the Environment.” International Journal of Law, Social Science, and Humanities 2, no. 3 (2025): 348–354. https://doi.org/10.70193/ijlsh.v2i3.244.
Muhdar, Muhamad. “Eksistensi Polluter Pays Principle dalam Pengaturan Hukum Lingkungan di Indonesia.” Mimbar Hukum 24, no. 1 (2012). https://doi.org/10.22146/jmh.16247.
Purwendah, Elly Kristiani, and Eti Mul Erowati. “Prinsip Pencemar Membayar (Polluter Pays Principle) dalam Sistem Hukum Indonesia.” Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha 9, no. 2 (2021). https://doi.org/10.23887/jpku.v9i2.34137.
Putra, Damar Sinatria. “Dirty Dollars: Profits Over Planet in Indonesia’s Application of the Polluter Pays Principle.” Indonesian Journal of Environmental Law and Sustainable Development 3, no. 1 (2024): 61–96. https://doi.org/10.15294/ijel.v3i1.78894.
Rachma, Diah Ayu, and Aditya Mochamad Triwibowo. “Penerapan Prinsip Strict Liability dalam Penegakan Hukum Lingkungan di Indonesia.” Jurnal Yudisial 16, no. 1 (2023). https://doi.org/10.29123/jy.v16i1.574.
Radhova, Siti Shanda, Sigar P. Berutu, and Aida Ardini. “A Legal Analysis of the Application of Strict Liability and the Role of Courts in Civil Litigation for Environmental Pollution.” Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam 11, no. 2 (2026). https://doi.org/10.30863/ajmpi.v11i2.11460.
Sadino, Agus Surono, and Muhamad Zainal Arifin. “Legal Analysis on Application of Strict Liability in Oil Palm Plantation Fire Cases in Indonesia.” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 504 (2020): 012026. https://doi.org/10.1088/1755-1315/504/1/012026.
Satriawan, Hera Alvina, M. Hotibul Islami, and Yudi Pratama Putra. “Penalaran Hukum Hakim dalam Menerapkan Prinsip Strict Liability terhadap Perkara Kebakaran Hutan.” Jurnal Yudisial 18, no. 1 (2025). https://doi.org/10.29123/jy.v18i1.750.
Suada, I Ketut, and I Wayan Masa Tenaya. “Analysis of Cattle Waste Which Has the Potential to Contaminate the Environment and Spread Diseases in Society.” Buletin Veteriner Udayana 15, no. 5 (2023). https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i05.p38.
Subadi, Ananda Prima Yurista, and Muhammad Buana. “Strict Liability within Indonesia’s Environmental Legal System: Examining the Necessity of Its Reintroduction.” Journal of Law, Environmental and Justice 4, no. 2 (2026). https://doi.org/10.62264/jlej.v4i2.304.
Triana, Nita, and Farah Nuril Izza. “The Perspective of Islamic Law on the Application of the Polluter Pays Principle in Indonesian Environmental Law.” Al-’Adalah 17, no. 2 (2020): 359–382. https://doi.org/10.24042/adalah.v17i2.8223.
Wahyuni, Sri, A. N. Rahmawati, C. P. Kumala Dewi, W. C. Manika, and S. Hermawan. “Konsistensi Putusan Hakim terhadap Perkara Kerugian Lingkungan Hidup di Indonesia.” ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan 15, no. 2 (2021): 197–216. https://doi.org/10.15575/adliya.v15i2.12909.
Wibisana, Andri Gunawan. “Undang-Undang Cipta Kerja dan Strict Liability.” Bina Hukum Lingkungan 5, no. 3 (2021): 494–522. https://doi.org/10.24970/bhl.v5i3.216.
Yani, Isra. “Reconstructing Civil Liability for Hazardous Waste Management: Strict Liability after the Job Creation Law in Indonesia.” Jurnal Hukum to-ra 12, no. 2 (2026): 436–447. https://doi.org/10.55809/tora.v12i2.688.