Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan terbitan ilmiah yang berfokus pada hasil karya pengabdian kepada masyarakat secara umum dan dari berbagai lintas keilmuan. Jurnal ini memuat berbagai kegiatan di masyarakat dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan peran serta masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian disusun menjadi suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Vox Populi terbit 2 tahun sekali yaitu di bulan Desember dan Juli.
Diterbitkan: 2025-08-19
Articles
Pengimbasan Hasil Pelatihan Pembelajaran Coding Dan Kecerdasan Artifisial di SMKN 11 Merangin
112-117
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pengimbasan hasil pelatihan pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial (AI) di SMKN 11 Merangin. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam bidang literasi digital, khususnya penguasaan dasar-dasar pemrograman dan penerapan AI sederhana dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui ceramah, workshop, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru dan siswa mampu memahami konsep dasar coding, membuat program sederhana, serta mengenali aplikasi kecerdasan artifisial dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan kualitas pembelajaran di SMK serta terbentuknya ekosistem sekolah yang mendukung pengembangan kompetensi digital di era industri 4.0.
Sosialisasi Kuliah Praktik (KP) sebagai Persiapan Karier Mahasiswa Saintek di Era Digital
118-125
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu mahasiswa mengenal Kuliah Praktek (KP) perencanaan strategis yang disusun oleh Kaprodi dan Deka untuk 1 (Satu). Dokumen ini menjadi acuan dalam pelaksanaan Mahasiswa di masyarakat, termasuk dalam penggunaan Ilmu yang di dapat selama kuliah, pelaksanaan program, dan kegiatan perkuliahan di masyarakat. Sosialisasi Kuliah Praktik (KP) menjadi salah satu upaya strategis dalam membekali mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) agar siap menghadapi dinamika dunia kerja di era digital. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai esensi, manfaat, serta prosedur pelaksanaan KP, yang dikaitkan langsung dengan tuntutan kompetensi di sektor industri dan profesi masa kini. Dalam sosialisasi ini, ditekankan pula pentingnya penguasaan teknologi, pengalaman kerja praktis, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan digital sebagai bekal menuju dunia karier. Melalui pemaparan dari narasumber yang berasal dari lingkungan akademik dan dunia industri, diharapkan mahasiswa memperoleh wawasan baru terkait berbagai peluang dan tantangan yang ada di tengah transformasi digital. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap peran penting KP dalam menunjang pengembangan karier, serta tumbuhnya motivasi untuk mempersiapkan diri secara lebih optimal dalam memasuki dunia kerja.
Pemberdayaan Hukum Masyarakat Talang Kawo Melalui Pemahaman Perjanjian Kredit Kendaraan Bermotor Dengan Jaminan Fidusia
62-69
Rendahnya literasi hukum masyarakat di Talang Kawo, Kabupaten Merangin, mengenai perjanjian kredit kendaraan bermotor dengan jaminan fidusia membuat mereka rentan terhadap praktik yang merugikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan pemahaman mengenai hak dan kewajiban mereka, khususnya terkait prosedur eksekusi jaminan fidusia pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi No. 18/PUU-XVII/2019. Metode yang digunakan adalah penyuluhan hukum partisipatif pada 26 Maret 2025 dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman hukum yang sangat signifikan, di mana skor rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 38 menjadi 82. Disimpulkan bahwa metode penyuluhan interaktif berhasil meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, membekali mereka dengan pengetahuan untuk melindungi diri dari potensi wanprestasi dan eksekusi yang tidak sesuai prosedur.
Pelatihan Ecobrick Sebagai Solusi Kreatif Pengolahan Sampah Plastik Di Lingkungan Kampus Universitas Merangin
102-111
Sampah plastik merupakan salah satu isu lingkungan paling mendesak di Indonesia. Plastik termasuk dalam kategori sampah non-organik yang sangat sulit terurai, karena terbuat dari bahan kimia yang tidak dapat diperbarui. Di lingkungan kampus, volume limbah plastik yang tinggi kian memburuk dikarenakan banyaknya pedagang makanan masih menggunakan plastik sebagai pembungkus, dan disertai rendahnya tingkat pemahaman mahasiswa terhadap teknik pemilahan sampah organik dan nonorganik. Bertambahnya jumlah sampah plastik tentu akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk mengurangi sampah plastik di lingkungan adalah melalui konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Salah satu bentuk dari konsep 3R adalah Ecobrick. Tujuan dilakukan pelatihan Ecobrick ini sebagai solusi kreatif upaya pengelolahan sampah plastik yang ada dilingkungan kampus Universitas Merangin. Kegiatan pengabdian ini melibatkan mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Merangin, Metode yang digunakan yakni dengan pendekatan partisipatif yang terdiri dari 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan (sosialisasi dan penyuluhan) dan tahap akhir. Hasil yang di peroleh adalah pelatihan pembuatan Ecobrick ini memberikan dampak positif langsung terhadap lingkungan kampus, menambah pengetahuan mahasiswa dalam pengelolaan sampah anorganik dengan Ecobrick dan membentuk kebiasaan mahasiswa untuk membuang sampah ketempat yang benar dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, melalui pelatihan dan praktik langsung pembuatan Ecobrick tidak hanya meningkatkan kreativitas mahasiswa. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam memproses sampah plastik menjadi produk berguna seperti kursi, meja, rak dan pot bunga sehingga menumbuhkan kesadaran bahwa limbah plastik bisa diolah menjadi sesuatu bernilai tinggi.
Edukasi Keamanan Siber: Melindungi Data Diri Dan Mengenali Modus Penipuan Di Media Sosial Facebook Pada Ibu-Ibu Pkk Desa Bukit Subur Merangin
70-76
Keamanan siber merupakan isu krusial di era digital, terutama bagi masyarakat yang aktif menggunakan platform media sosial seperti Facebook. Ibu-ibu PKK Desa Bukit Subur, Merangin, merupakan kelompok yang rentan terhadap penipuan dan penyalahgunaan data pribadi secara daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu-ibu PKK terhadap pentingnya melindungi data pribadi serta mengenali berbagai modus penipuan yang marak terjadi di Facebook. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif melalui penyuluhan, diskusi, dan simulasi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kewaspadaan peserta terhadap risiko keamanan siber, serta kemampuan mereka dalam mengidentifikasi dan menghindari skema penipuan di media sosial. Inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya literasi digital yang lebih baik di lingkungan masyarakat Desa Bukit Subur.
Sinergi Pemerintah dan Perguruan Tinggi: Strategi Relevan untuk Peningkatan Kualitas SDM Berkelanjutan
1-9
Pendidikan yang layak merupakan hak fundamental setiap warga negara dan telah dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945. Untuk mewujudkan pendidikan yang berkarakter dan selaras dengan nilai-nilai budaya lokal, diperlukan regulasi yang terstruktur serta kebijakan yang tepat agar tidak menyimpang dari kerangka model pendidikan yang telah ditetapkan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji dan menguatkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam membentuk strategi peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggali pandangan dan pengalaman dari berbagai pihak yang terlibat langsung dalam dunia pendidikan. Informasi dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan perwakilan dari unsur pemerintah, praktisi pendidikan, akademisi, organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangko, mahasiswa dari Universitas Merangin dan IAI Syeh Maulana Qory, serta jurnalis independen lokal. Pelibatan lintas sektor ini bertujuan untuk memperkaya sudut pandang dan menghasilkan solusi yang aplikatif terhadap permasalahan pendidikan yang dihadapi secara lokal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan perlunya sinergi antarpihak dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing. Dengan pendekatan kolaboratif ini, diharapkan terbentuk SDM yang unggul, kreatif, dan kompetitif, sesuai dengan kebutuhan zaman serta tantangan global yang semakin kompleks. Kegiatan pengabdian ini menekankan pentingnya transformasi sistem pendidikan melalui penguatan peran kolektif seluruh pemangku kepentingan.
Articles
Advokasi Regulasi Kepegawaian bagi Perangkat Desa Tanjung Mudo
85-91
Tata kelola pemerintahan desa yang profesional menuntut adanya pemahaman komprehensif dari perangkat desa terhadap regulasi yang mengatur tugas dan fungsinya. Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan pengetahuan yang signifikan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum dan kapasitas perangkat Desa Tanjung Mudo, Kecamatan Jangkat Timur, melalui advokasi regulasi kepegawaian. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3-4 Maret 2025 dengan menggunakan metode partisipatif yang mengombinasikan penyuluhan interaktif, studi kasus, dan Focus Group Discussion (FGD). Untuk mengukur dampak kegiatan, digunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil asesmen awal menunjukkan nilai rata-rata pemahaman peserta hanya sebesar 48/100, yang mengindikasikan rendahnya pemahaman terhadap hak, kewajiban, dan prosedur kepegawaian. Setelah pelaksanaan program advokasi, terjadi peningkatan pemahaman yang sangat signifikan, di mana nilai rata-rata post-test melonjak menjadi 85/100. Peningkatan ini membuktikan bahwa metode advokasi yang diterapkan efektif dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan, sehingga mampu memberdayakan perangkat desa untuk bekerja secara lebih profesional, akuntabel, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Eksplorasi Puisi “Sumpah Bunga dan Putri Gunung” karya Wiko Antoni menjadi Musikalisasi Puisi Sinematik untuk pembelajaran Apresiasi Puisi di PBSI Universitas Merangin
92-101
Kegiatan ini menyoroti integrasi kecerdasan buatan dalam pembelajaran apresiasi drama di PBSI Universitas Merangin, dengan fokus pada pementasan teaterikal puisi-puisi karya Wiko Antoni. Melalui pendekatan interaktif berbasis AI, mahasiswa diajak mendalami makna estetika dan nilai-nilai budaya dalam puisi, sekaligus mengembangkan ekspresi kreatif melalui media digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyajian teaterikal berbasis teknologi mampu memperkuat apresiasi sastra dan memperkaya pengalaman belajar.
Pembinaan Apresiatif Mahasiswa PGSD Universitas Merangin dibidang Sastra Terapan tahun 2025
77-84
Kegiatan ini bertujuan untuk pembinaan apresiatif mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Merangin dalam bidang sastra terapan pada tahun 2025. Sastra terapan dipahami sebagai sarana edukatif yang mengintegrasikan nilai-nilai sastra ke dalam konteks pembelajaran dan pengembangan karakter. Melalui pendekatan praktis, kegiatan pembinaan yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembinaan apresiatif dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan sastra, drama pendidikan, serta diskusi karya sastra kontemporer yang relevan. Pembinaan ini tidak hanya meningkatkan apresiasi mahasiswa terhadap sastra, tetapi juga mendorong kemampuan mereka dalam mengadaptasikan karya sastra ke dalam metode pembelajaran yang kreatif dan kontekstual. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi sastra terapan dalam kurikulum PGSD untuk membentuk calon guru yang humanis, reflektif, dan inovatif dalam pengajaran.