Perspektif Ontologi Islam dalam Pembelajaran Sains: Memahami Realitas Sosial dan Nilai Spiritual bagi Peserta Didik
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ontologi sains dalam pandangan Islam dengan menitikberatkan pada pemaknaan realitas sosial, khususnya fenomena kefakiran, dalam kerangka pembelajaran sains bagi peserta didik. Latar belakang penelitian ini didorong oleh dominasi paradigma sains materialistik dalam pendidikan modern yang sering kali memisahkan fakta empiris dari nilai-nilai spiritual. Dengan menggunakan metode tinjauan literatur (literature review), penelitian ini menganalisis sumber primer seperti Al-Qur’an, hadis, dan karya ulama klasik, serta jurnal akademik sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ontologi Islam dalam pembelajaran sains yang berlandaskan prinsip tauhid memungkinkan peserta didik memandang realitas sebagai kesatuan integratif antara dimensi material dan non-material. Dalam konteks pembelajaran mengenai kefakiran, peserta didik didorong untuk melihatnya bukan sekadar variabel ekonomi, melainkan sebagai kondisi eksistensial yang memuat tanggung jawab moral dan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi ontologi Islam dalam pendidikan sains memberikan kerangka holistik yang mendukung keadilan sosial dan pertumbuhan spiritual peserta didik.
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.