APRESIASI SASTRA NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM CERITA RAKYAT LEGENDA DESA TANJUNG PUTIH

Isi Artikel Utama

Nika Shohifatul Aulia
Nana Khairunnisa
Nurul Syarifah
Nurfah Dia

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai kearifan lokal dalam cerita rakyat "Legenda Desa Tanjung Putih" yang bersumber dari penuturan masyarakat Desa Nilo Dingin, Kabupaten Merangin. Melalui metode apresiasi sastra, penelitian menemukan tiga nilai utama dalam legenda tersebut: gotong royong dan kepedulian sosial saat menghadapi kemarau 7 musim, pengampunan dan sikap menjamu tamu saat diuji saudagar tamak, serta keikhlasan tanpa pamrih dalam merawat Resi Mahaputra. Unsur intrinsik berupa tokoh Datuk Penghulu dan Resi Mahaputra, alur maju dengan 3 klimaks ujian, serta simbol "Tanjung Putih" dan "Beringin Putih" berhasil menyampaikan amanat bahwa nama adalah doa dan kekayaan sejati adalah kebersamaan. Gaya bahasa puitis dengan pengulangan kata "putih" memperkuat makna kesucian. Hasil apresiasi menunjukkan relevansi nilai cerita dengan krisis sosial masa kini seperti kemarau panjang, keserakahan, dan hilangnya empati.

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Cara Mengutip

APRESIASI SASTRA NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM CERITA RAKYAT LEGENDA DESA TANJUNG PUTIH. (2026). Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 386-393. https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/473

Referensi

Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain- lain.Jakarta: Pustaka Utama.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Merangin. (2022). Kumpulan Legenda Sungai Rokan. Bangko: Disbudpar Merangin.

Masyarakat Desa Nilo Dingin, Kabupaten Merangin. (2026). Naskah lisan "Legenda Desa Tanjung Putih".

Moleong, L. J. (2015). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurgiyantoro, B. (1994). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Astuti, O. S. W., Fitriani, Y., Effendi, D., Hasan, N. b., & Zaman, M. K. (2024). Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia), 15(1).

Bitu, Y. S., & Haingu, R. M. (2022). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(12), 5608-5615..

Rahmawati, I. S., Sutrisna, D., & Khairun, N. R. (2023). Jurnal Educatio FKIP UNMA.

Ratna, N. K. (2011). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Koentjaraningrat. (2009). Jakarta: Rineka Cipta.

Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures.

Koentjaraningrat. (1990). Pengantar Ilmu Antropologi.

Sibarani, R. (2012). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan.

Kemendiknas. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa.

Wellek, R., & Warren, A. (1993). Teori Kesusastraan.

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.