Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar pembelajaran seni rupa dua dimensi berbasis kearifan lokal Batu Selindrik Peratin Tuo yang valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran di sekolah menengah. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respon guru dan peserta didik, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memperoleh kriteria sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi sebesar 91% dan ahli media sebesar 88%. Implementasi bahan ajar menunjukkan tingkat kepraktisan tinggi berdasarkan respon peserta didik sebesar 87% dan guru sebesar 92%. Selain itu, efektivitas bahan ajar terlihat dari peningkatan pemahaman apresiasi seni dan keterampilan menggambar ragam hias dua dimensi dengan ketuntasan klasikal mencapai 86%. Dengan demikian, bahan ajar berbasis Batu Selindrik Peratin Tuo layak digunakan sebagai media pembelajaran seni rupa sekaligus sarana pelestarian budaya lokal melalui pendidikan formal.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Srifani, O. C., Habibah, N., & Rades, P. (2026). PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SENI RUPA DUA DIMENSI BERBASIS KEARIFAN LOKAL BATU SELINDRIK PERATIN TUO. Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 133–140. Diambil dari https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/433
Referensi

Asri, K., & Wahyuni, S. (2025). Pengembangan bahan ajar seni budaya bermuatan nilai estetika tradisional untuk meningkatkan apresiasi siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Seni, 14(2), 112-125.

Budisantosa, T. M. S. (2009). Kompleks megalitik dataran tinggi Jambi: Sebaran motif relief dalam konteks sosial. Siddhayatra: Jurnal Arkeologi, 14(1), 1-14.

Budisantosa, T. M. S., & Prasetyo, S. E. (2022). Tinggalan megalitik dan kubur tempayan dataran tinggi Jambi. Kalpataru: Jurnal Arkeologi dan Lingkungan, 31(1), 16-23.

Fathurrahman, M., & Zuriah, N. (2023). Pembelajaran seni rupa berbasis konstruktivisme melalui eksplorasi cagar budaya lokal. Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Budaya, 9(1), 45-58.

Hidayat, R., & Kusuma, A. W. (2024). Model ADDIE dalam pengembangan media pembelajaran desain grafis dan ragam hias Nusantara. Jurnal Teknologi Pendidikan Modern, 12(3), 201-214.

Hopipah, R., Sofyan, H., & Haryanto, E. (2025). The Influence of the Discovery Learning Model on Enhancing Motivation and Learning Outcomes in Natural and Social Sciences (IPAS) Among Students. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(3), 230-236.

Ilham, Y. P. (2025). Kajian ornamen batu silindrik Kumun Mudik Kota Sungai Penuh. VisART: Jurnal Seni Rupa dan Desain, 3(1), 45-54.

Lestari, S. P., & Ramadhan, F. (2025). Digitalisasi ornamen megalitik sebagai stimulus kreativitas seni rupa dua dimensi di sekolah menengah. Jurnal Visualita, 13(1), 15-29.

Mubarak, O. (2018). Analisis strategi pemasaran pariwisata pada Geopark Merangin. Jurnal Destinasi Pariwisata, 6(1), 89-95.

Mulyadi, A., & Saputra, H. (2023). Pelestarian situs Batu Selindrik melalui jalur pendidikan formal: Studi kasus di Peratin Tuo. Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Lokal, 7(4), 310-322.

Muyusari, F., Pratiwi, Y. D., Hopipah, R., & Haliza, Z. (2026). Strengthening Disaster Mitigation Management for the Community and Primary and Secondary School Students at the Sigerincing Waterfall Site. Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 17-24.

Nugroho, B. S. (2024). Pengaruh pembelajaran berbasis kearifan lokal Jambi terhadap karakter kebangsaan siswa SMA. Jurnal Analisis Pendidikan Seni, 11(2), 88-99.

Pratiwi, D. A., & Utomo, T. (2026). Efektivitas rubrik penilaian unjuk kerja berbasis praktikum menggambar ragam hias geometris. Jurnal Evaluasi Pendidikan Seni, 15(1), 54-67.

Raharjo, T., & Setiawan, I. (2024). Konstruksi nilai filosofis relief purba ke dalam desain tekstil dua dimensi pembelajaran seni. Jurnal Seni Rupa Tradisional, 10(3), 175-189.

Sugeng Hariadi, S. Z. (2024). Pengaruh modal, tenaga kerja, lama usaha terhadap pendapatan dengan teknologi sebagai variabel moderating. Jurnal Mirai Management, 13(September), 1480-1494. https://doi.org/10.34127/jrlab.v13i3.1193

Widiastuti, N. L., & Handayani, S. (2025). Desain modul apresiasi seni rupa berbasis Android menggunakan pendekatan kontekstual daerah. Jurnal Inovasi Pembelajaran Seni, 12(2), 142-156.

Yusuf, M., & Amri, Z. (2023). Transformasi bentuk artefak megalitik menjadi motif batik: Pengembangan materi seni budaya. Jurnal Kreasi Seni dan Budaya, 8(2), 93-105.

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.