Isi Artikel Utama

Abstrak

Keberagaman karakteristik peserta didik dari segi kesiapan belajar, minat, dan profil belajar menuntut guru sekolah dasar untuk merancang pembelajaran yang lebih adaptif dibandingkan pendekatan konvensional yang bersifat seragam. Artikel ini bertujuan mengkaji secara konseptual bagaimana prinsip pembelajaran berdiferensiasi dapat diintegrasikan ke dalam sintaks model Project Based Learning (PjBL) pada jenjang sekolah dasar, dengan mengambil konteks SD Negeri 144 Merangin, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, sebagai rujukan ilustratif. Kajian ini disusun melalui pendekatan studi literatur dengan menelaah teori diferensiasi dari Tomlinson serta kerangka PjBL dari Krajcik dan Shin, kemudian memetakan lima dimensi diferensiasi konten, proses, produk, lingkungan belajar, dan asesmen ke dalam enam fase implementasi PjBL yang diadaptasi dari Buck Institute for Education. Hasil kajian menunjukkan bahwa kelima dimensi diferensiasi tersebut dapat disematkan pada setiap fase PjBL tanpa mengorbankan struktur inti model maupun standar capaian pembelajaran, mulai dari tahap perumusan pertanyaan pemandu hingga refleksi akhir proyek. Kajian ini juga menyoroti pentingnya asesmen formatif berkelanjutan sebagai instrumen pengambilan keputusan diferensiasi secara real-time. Implikasi praktis dari kajian ini adalah tersedianya kerangka acuan bagi guru sekolah dasar dalam menyusun Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang responsif terhadap keberagaman siswa, sekaligus tetap berorientasi pada pencapaian kompetensi yang setara bagi seluruh peserta didik.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Padilatun Nisa, Nurul Ulfa Khasanah, Padilah, & Nayara Apriyatul Nazwa. (2026). INTEGRASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KE DALAM MODEL PROJECT BASED LEARNING: KAJIAN KONSEPTUAL UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR . Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 574–583. Diambil dari https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/507
Referensi

Anggraini, D., & Yuza, R. (2022). Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis PjBL berdiferensiasi di SD. Jurnal Inovasi Pembelajaran Dasar, 7(2), 80–89. https://doi.org/10.22219/jipd.v7i2.1876

Bell, S. (2010). Project-based learning for the 21st century: Skills for the future. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 83(2), 39–43. https://doi.org/10.1080/00098650903505415

Black, P., & Wiliam, D. (1998). Assessment and classroom learning. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 5(1), 7–74. https://doi.org/10.1080/0969595980050102

Brookhart, S. M. (2013). How to create and use rubrics for formative assessment and grading. ASCD.

Buck Institute for Education (BIE). (2019). Project based learning: A practical guide to PBL. PBLWorks.

Fadillah, N. L. (2024). Implementasi model PJBL berbasis pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi pada mata pelajaran Informatika kelas X. Jurnal MediaTIK, 7(3), 63–68. https://doi.org/10.59562/mediatik.v7i3.4533

Fitri, S., Ferinaldi, F., & Yani, A. (2024). Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Model Problem Based Learning (PBL) Pada Pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri 139/III Lempur Mudik. Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori Dan Hasil Pendidikan Dasar, 3(2), 160–175.

Fitriyah, F., & Bisri, M. (2023). Pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan keragaman dan keunikan siswa sekolah dasar. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 9(2), 67–73. https://doi.org/10.26740/jrpd.v9n2.p67-73

Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112.

Heacox, D. (2012). Differentiating instruction in the regular classroom: How to reach and teach all learners. Free Spirit Publishing.

Krajcik, J. S., & Shin, N. (2014). Project-based learning. Dalam R. K. Sawyer (Ed.), The Cambridge handbook of the learning sciences (Ed. ke-2, hlm. 275–297). Cambridge University Press.

Subchiya, A. (2023). Implementasi Project Based Learning (PjBL) berdiferensiasi untuk meningkatkan self-responsibility siswa kelas IVA SDN Kutowinangun 01 Salatiga. Prosiding Seminar Nasional, 86–95.

Tomlinson, C. A. (2001). How to differentiate instruction in mixed-ability classrooms. ASCD.

Tomlinson, C. A., & Imbeau, M. B. (2010). Leading and managing a differentiated classroom. ASCD.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wahyuningsari, D., Mujiwati, Y., Hilmiyah, L., Kusumawardani, F., & Sari, I. P. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam rangka mewujudkan merdeka belajar. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(4), 529–535.

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.