Isi Artikel Utama

Abstrak

Globalisasi mempercepat tergerusnya nilai budaya lokal siswa sekolah dasar, sehingga literasi budaya dan identitas kebangsaan perlu diperkuat melalui pembelajaran kontekstual. Artikel ini bertujuan menyusun kerangka inovasi pembelajaran berbasis Batik Bunga Merangin, yaitu batik lokal Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, dengan motif khas bunga Rafflesia. Penelitian menggunakan kajian konseptual dengan metode studi pustaka. Data berasal dari artikel jurnal, buku, dokumen kebijakan pendidikan, dan dokumen budaya yang dianalisis melalui seleksi literatur, pemetaan tema, sintesis kritis, dan perumusan kerangka konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa Batik Bunga Merangin memuat nilai filosofis, ekologis, dan sosial budaya yang relevan untuk pembelajaran tematik Kurikulum Merdeka.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Hikmah, P., Repalina, & Sopran, M. (2026). Inovasi Pembelajaran Berbasis Batik Bunga Merangin sebagai Upaya Penguatan Literasi Budaya Siswa Sekolah Dasar. Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 107–116. Diambil dari https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/430
Referensi

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974-980.

Asih, R. M., & Muslim, A. H. (2023). Pengembangan media pembelajaran ular tangga berbasis kearifan lokal pada Tema 3 Subtema 2 Pembelajaran 4 di kelas V SD Negeri 1 Dukuhwaluh. Jurnal Jendela Pendidikan, 3(3), 330-341.

Banks, J. A. (2020). Citizenship education and global migration: Implications for theory, research, and teaching. American Educational Research Journal, 57(2), 388-416.

Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Learning Policy Institute.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Merangin. (2020). Profil Batik Merangin. Pemerintah Daerah Merangin.

Fitrah, M., & Hartati, S. (2021). Strategi integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 91-101.

Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice. Teachers College Press.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (2019). Kajian keanekaragaman hayati Rafflesia dan pelestarian habitat alaminya. LIPI.

Miranti, A., Lilik, Winarni, R., & Surya, A. (2021). Representasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dalam motif batik Wahyu Ngawiyatan sebagai muatan pendidikan seni rupa di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 546-560.

Muzdalifah, I., & Subrata, H. (2022). Pengembangan big book berbasis kearifan lokal untuk pembelajaran membaca permulaan di SD. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 8(1), 44-53.

Nabila, S., Adha, I., & Febriandi, R. (2021). Pengembangan media pembelajaran pop up book berbasis kearifan lokal pada pembelajaran tematik di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3928-3939.

Rahmawati, H. L., & Gunansyah, G. (2021). Kesenian Dongkrek Desa Mejayan Kabupaten Madiun sebagai sumber belajar berbasis etnopedagogi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 9(7), 2883-2894.

Saputra, H., Nisa, K., & Jiwandono, I. S. (2022). Pengembangan buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal NTB untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa kelas IV sekolah dasar. Journal of Classroom Action Research, 4(2), 61-70.

Saputri, A. N., & Desstya, A. (2023). Implementasi pembelajaran IPA sekolah dasar berbasis kearifan lokal di Kabupaten Sragen. ELSE (Elementary School Education Journal), 7(2), 154-165.

Sugara, U. (2022). Etnopedagogi: Gagasan dan peluang penerapannya di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 93-104.

Sufyadi, S., Harmanto, Leksono, S. M., Verde, A., & Arini, N. F. (2021). Panduan pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kemendikbudristek.

Sulistriyaniva, R., Widodo, W., & Istiq'faroh, N. (2024). Eksplorasi batik tulis Sari Kenongo sebagai sumber belajar etnopedagogi di sekolah dasar. PANUNTUN: Jurnal Budaya, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, 1(3), 180-191.

Suryawan, I. P. P., Sutajaya, I. M., & Suja, I. W. (2022). Tri Hita Karana sebagai kearifan lokal dalam pengembangan pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia, 5(2), 50-65.

Wulandari, R., & Nugraha, H. (2019). Peran guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal pada pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(3), 175-184.

Zubaedah, S., & Hidayah, U. N. (2023). Batik dan media pembelajaran: Upaya melestarikan budaya lokal Dusun Giriloyo Desa Wukirsari Kapanewon Imogiri Bantul. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 12(1), 103-115.

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.