Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Project Based Learning (PjBL) berdiferensiasi berbasis slogan pada tema kebersihan lingkungan sekolah di kelas V SDN 213/VI Biuku Tanjung. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan telaah rancangan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada mata pelajaran IPAS dengan proyek menyusun slogan kebersihan berdasarkan media gambar lingkungan bersih dan kotor. Hasil observasi menunjukkan bahwa pembelajaran berjalan interaktif dan menyenangkan. Siswa bekerja dalam kelompok kecil, menyusun slogan, menempelkan potongan kata pada gambar, serta mempresentasikan makna slogan di depan kelas. Media gambar membantu siswa membedakan lingkungan bersih dan kotor, sedangkan proyek slogan mendorong kerja sama, keberanian, dan kepedulian terhadap kebersihan sekolah. Kendala yang ditemukan adalah keterbatasan media, waktu proyek yang relatif singkat, dan beberapa siswa masih membutuhkan bimbingan lebih intensif.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Melistia, M., Juanda, B., & Hikmatullah, K. (2026). PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING BERDIFERENSIASI BERBASIS SLOGAN PADA TEMA KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR. Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 60–65. Diambil dari https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/420
Referensi

Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill.

Bell, S. (2010). Project-based learning for the 21st century: Skills for the future. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 83(2), 39-43. https://doi.org/10.1080/00098650903505415

Blumenfeld, P. C., Soloway, E., Marx, R. W., Krajcik, J. S., Guzdial, M., & Palincsar, A. (1991). Motivating project-based learning: Sustaining the doing, supporting the learning. Educational Psychologist, 26(3-4), 369-398. https://doi.org/10.1080/00461520.1991.9653139

Guo, P., Saab, N., Post, L. S., & Admiraal, W. (2020). A review of project-based learning in higher education: Student outcomes and measures. International Journal of Educational Research, 102, 101586. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2020.101586

Hamalik, O. (2019). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.

Hopipah, R., Mulya, D. A., Rientia, R., & Pitri, A. (2026). Penerapan Metode Diskusi Kelompok Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SD Negeri 82/VI Rantau Limau Kapas Tahun Pelajaran 2024/2025. Meeran: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 3(1), 1-10.

Kemendikbudristek. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran IPAS fase A-fase C untuk SD/MI/program paket A. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kokotsaki, D., Menzies, V., & Wiggins, A. (2016). Project-based learning: A review of the literature. Improving Schools, 19(3), 267-277. https://doi.org/10.1177/1365480216659733

Krajcik, J. S., & Shin, N. (2014). Project-based learning. In R. K. Sawyer (Ed.), The Cambridge handbook of the learning sciences (2nd ed., pp. 275-297). Cambridge University Press.

Larmer, J., Mergendoller, J. R., & Boss, S. (2015). Setting the standard for project based learning: A proven approach to rigorous classroom instruction. ASCD.

Marlina. (2019). Panduan pelaksanaan model pembelajaran berdiferensiasi di sekolah inklusif. Universitas Negeri Padang.

Muyusari, F., Pratiwi, Y. D., Hopipah, R., & Haliza, Z. (2026). Strengthening Disaster Mitigation Management for the Community and Primary and Secondary School Students at the Sigerincing Waterfall Site. Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 17-24.

Pusat Kurikulum dan Pembelajaran. (2025). Panduan pembelajaran dan asesmen. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Rusman. (2020). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Rajawali Pers.

Tomlinson, C. A. (2001). How to differentiate instruction in mixed-ability classrooms (2nd ed.). ASCD.

Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners (2nd ed.). ASCD.

Trianto. (2018). Mendesain model pembelajaran inovatif, progresif, dan kontekstual. Kencana.

UNESCO. (2020). Education for sustainable development: A roadmap. UNESCO.

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.