Sinergi Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Merangin dan Kearifan Lokal: Solusi Inovatif untuk Pemberdayaan Masyarakat

Isi Artikel Utama

Abstrak

Pemberdayaan masyarakat melalui kewirausahaan berbasis kearifan lokal merupakan pendekatan yang sangat relevan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi di tingkat desa. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi sinergi antara mahasiswa Universitas Merangin dan potensi kearifan lokal dalam pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai strategi untuk memanfaatkan kearifan lokal, seperti kerajinan tangan, kuliner, dan produk tradisional, yang dapat dikembangkan menjadi usaha kewirausahaan yang berkelanjutan. Selain itu, artikel ini juga membahas pentingnya inovasi dalam pengembangan produk berbasis kearifan lokal dan strategi pemasaran yang efektif melalui platform digital. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat yang berlandaskan pada konsep Triple Helix dianggap sebagai faktor kunci dalam mempercepat proses pemberdayaan dan peningkatan ekonomi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan diskusi kelompok terfokus dengan masyarakat dan pelaku usaha lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemanfaatan inovasi dan kolaborasi yang baik, kewirausahaan berbasis kearifan lokal dapat memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Sinergi Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Merangin dan Kearifan Lokal: Solusi Inovatif untuk Pemberdayaan Masyarakat. (2024). Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 74-86. https://doi.org/10.70308/voxpopuli.v1i2.74

Referensi

Anwas, O. M. (2011). Kuliah Kerja Nyata Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga Sebagai Model Pengabdian Masyarakat Di Perguruan Tinggi. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(5), 565-575.

Chandra, F. (2023). Antropologi Hukum Dalam Masyarakat. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum, 1(1), 1-11.

Chandra, F., Arqon, M., Bahri, R. A., & Al Jamili, M. F. (2024). Ritual Adat Sebagai Instrumen Hukum Tidak Tertulis Masyarakat Jambi dalam Persfektif Filsafat Hukum. Legalitas: Jurnal Hukum, 16(2), 122-132.

Dewi, I. G. A. A. Y., & Nyoman, M. S. I. (2024). Kolaborasi Triple Helix dalam program inovasi desa (Studi Kasus: Desa Sanur Kaja, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar). Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi, 15(02), 253-262.

Herlambang, H., Dwi Fitri, A., Natasha, N., Puspasari, A., Kusdiyah, E., Nofrienis, R., & Harahap, H. (2020). Peningkatan Pengetahuan dan Pemasangan/Pelepasan Implan/Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Pengabdian Universitas Jambi Untuk Negeri, 67-70.

Muhsyanur, M. (2024). Menggali Potensi, Mengembangkan Solusi: Peran Vital Pengabdian Masyarakat. Anregurutta: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 96-105.

Nugroho, E. D., & Vlorensius, V. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Desa Long Bila dan Desa Pulau Sapi Kabupaten Malinau Melalui Optimalisasi Potensi Lokal Melalui Revolusi Mental Mewujudkan Desa Mandiri dan Melayani. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo, 2(1), 51-59.

Ramin, M. (2023). Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Dalam Peningkatan Ekonomi Lokal Di Desa Pangereman Pamekasan. Jurnal Ngejha, 2(2), 272-284.

Rustidja, E. S., & Karyani, T. (2017). Transformasi Technopark Menuju Technopolis Sebuah Pengalaman Pengembangan Technopark di Indonesia. In Prosiding Seminar Nasional Perencanaan Pembangunan Inklusif Desa-Kota (pp. 641-648). Program Pascasarjana Universitas Andalas.

Supriatna, J. (2024). Ekowisata Hidupan Liar Berkelanjutan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Yacob, S., Qomariyah, N., Marzal, J., & Maulana, A. (2021). Strategi Pemasaran Desa Wisata. WIDA Publishing.

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama