PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SENI RUPA DUA DIMENSI BERBASISKEARIFAN LOKAL MENSINDING RUMAH TUO RANTAU PANJANG
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengembangkan pembelajaran seni rupa dua dimensi berbasis kearifan lokal Mensinding Rumah Tuo Rantau Panjang pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah research and development dengan model ADDIE. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket validasi, angket respons, dan tes hasil belajar terhadap 28 siswa kelas V SD Negeri 101 Merangin. Hasil penelitian menunjukkan ornamen Mensinding memiliki potensi visual dan filosofis melalui motif flora, pola berulang, dan nilai keberlanjutan budaya. Model memperoleh validitas 89,5%, kepraktisan guru 87,3%, respons siswa 85,6%, dan N-Gain 0,72. Temuan ini menunjukkan pembelajaran berbasis Mensinding layak digunakan untuk meningkatkan kreativitas visual dan apresiasi budaya lokal.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Amiego, Harissman, & Qomarats, I. (2025). Perancangan media informasi Rumah Tuo Rantau Panjang Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(3), 53-59. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i3.77
Anggreyani, R., & Hartanti, R. I. (2024). Eksplorasi Batik Jambi sebagai sumber belajar dalam pengembangan kemampuan numerasi peserta didik. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(4), 396-405. https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i04.4974
Arsyad, A. (2019). Media pembelajaran (Revisi). Rajawali Pers.
Bahari, N. (2017). Kritik seni: Wacana, apresiasi, dan kreasi. Pustaka Pelajar.
Handayani, S., Sukarno, & Sriyanto, M. I. (2021). Nilai karakter pada motif batik sejarah khas Ngawi sebagai muatan pendidikan seni rupa di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(2), 619-626. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.774
Iraqi, H. S., Lena, M. S., Sulastri, J., & Reviana, F. R. (2023). Pembelajaran seni rupa dalam penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Yasin, 3(4), 640-649. https://doi.org/10.58578/yasin.v3i4.1283
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran Seni Rupa fase A-F. Kemendikbudristek.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Munandar, U. (2014). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Rineka Cipta.
Nurlidianti, N., Saputra, M. A., & Purnomo, B. (2025). Pelestarian dan pemanfaatan Cagar Budaya Rumah Tuo Rantau Panjang sebagai media pembelajaran sejarah lokal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 33337-33345. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i3.32892
Rahayu, B. P., Nita, C. I. R., & Gutama, A. (2024). Pengembangan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal pada pembelajaran seni rupa kelas V sekolah dasar. Sistem-Among: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 4(2), 41-51. https://doi.org/10.56393/sistemamong.v4i2.2531
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Rizkia, I., Ernanda, E., & Izar, J. (2023). Makna leksikal dan makna kultural pada ornamen-ornamen dan peninggalan-peninggalan sejarah di Rumah Tuo Rantau Panjang: Kajian etnolinguistik. Kajian Linguistik dan Sastra, 2(2), 141-150. https://doi.org/10.22437/kalistra.v2i2.23262
Soedarso Sp. (2006). Trilogi seni: Penciptaan, eksistensi, dan kegunaan seni. Badan Penerbit Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanto, M. (2011). Diksi rupa: Kumpulan istilah dan gerakan seni rupa. DictiArt Lab.
Tambunan, V. S., Handayani, R., & Fitriani, E. (2022). Kajian estetika motif batik tulis Sipin Jajaran 'Ikan Botia dan Ikan Ringo' Danau Sipin Jambi. Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain, 25(1), 41-46. https://doi.org/10.24821/ars.v25i1.6123
Triyanto. (2020). Pendidikan seni berbasis budaya. Cipta Prima Nusantara.