Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengembangkan pembelajaran seni rupa dua dimensi berbasis kearifan lokal Mensinding Rumah Tuo Rantau Panjang bagi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode research and development dengan model ADDIE yang meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket validasi, angket respon, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ornamen Mensinding memiliki nilai artistik dan filosofis yang kuat melalui motif bunga tanjung, tampuk manggis, bunga cempaka, bunga jeruk, sulur daun, dan gulung paku. Model pembelajaran dinyatakan sangat valid dengan persentase 89,5%, sangat praktis berdasarkan respon guru 87,3%, serta efektif meningkatkan hasil belajar dengan N-Gain 0,72 kategori tinggi. Pembelajaran ini mendorong kreativitas, apresiasi budaya, dan keterampilan visual siswa sekaligus menjadi alternatif pelestarian budaya lokal Merangin melalui pendidikan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Sari, F. M., Salsabila, Rahmayani, & Susanti. (2026). PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SENI RUPA DUA DIMENSI BERBASIS KEARIFAN LOKAL MENSINDING RUMAH TUO RANTAU PANJANG. Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 244–252. Diambil dari https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/450
Referensi

Andani, M. (2025, Mei 13). Rumah Tuo Rantau Panjang, saksi sejarah budaya Suku Batin Jambi. Antara News Jambi. https://jambi.antaranews.com/berita/614641/rumah-tuo-rantau-panjang-saksi-sejarah-budaya-suku-batin-jambi

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Azis, A. C. K., & Lubis, S. K. (2023). Pembelajaran seni rupa berdasarkan perspektif Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 1(1), 10-19.

Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.

Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (3rd ed.). Teachers College Press.

Jadesta. (2022). Desa Wisata Rumah Tuo Rantau Panjang. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/rumah_tuo_rantau_panjang

Jaya, M. (2020). Nilai-nilai kekuasaan dalam ukiran Rumah Tuo di Desa Rantau Panjang. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 23-34.

Kemendikbudristek. (2024). Capaian pembelajaran seni rupa fase C. Portal Kurikulum Merdeka. https://guru.kemendikdasmen.go.id/kurikulum/referensi-penerapan/capaian-pembelajaran/sd-sma/seni-rupa/fase-c/

Lidianti, N. (2026). Cagar budaya kawasan Rumah Tuo Desa Rantau Panjang sebagai sumber belajar sejarah lokal [Skripsi, Universitas Jambi]. Repositori Universitas Jambi.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). Remaja Rosdakarya.

Purnomo, T. W., Aulia, S. M., Muslim, M., & Milala, P. E. B. S. (2023). Komik edukasi ragam hias Sumatera Utara sebagai media pembelajaran seni rupa. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 12(2), 358-365. https://doi.org/10.24114/gr.v12i2.49749

Qomarats, I., & Bastian, A. (2025). Perancangan media informasi Rumah Tuo Rantau Panjang. Menulis: Jurnal Ilmiah, 2(1), 1-7.

Rahayu, B. P., Nita, C. I. R., & Gutama, A. (2024). Pengembangan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal pada pembelajaran seni rupa kelas V sekolah dasar. Sistem-Among: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 4(2), 41-51. https://doi.org/10.56393/sistemamong.v4i2.2531

Riduwan. (2015). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Alfabeta.

Rizka, J. P. A. D. M., Kartina, & Harjani. (2023). Analisis inovasi pembelajaran seni anak usia dini. Jurnal Usia Dini, 9(2), 177-182.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan. Alfabeta.

Zulkifli, V., Mohamed, S., & Hashim, H. (2018). Culturally responsive pedagogy: Experience in the visual art education classroom. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 8(7), 814-826.

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.