Isi Artikel Utama

Abstrak

INFO ARTIKEL: Abstrak: Penelitian ini mengkaji sejarah Sigindo Kuning sebagai keturunan pertama Marga Pratin Tuo di Dusun Tuo Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Latar belakang penelitian didasari oleh kuatnya tradisi tutur masyarakat setempat mengenai Sigindo Kuning yang hingga kini masih hidup dan dipraktikkan melalui ritual adat, namun belum sepenuhnya dikaji secara ilmiah untuk menegaskan kebenaran historisnya. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi keberadaan Sigindo Kuning secara historis serta mengkaji kedudukan Keris Lekuk Sembilan dan makam Sigindo Kuning sebagai bukti otentik peninggalan sejarah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, yang dipadukan dengan pendekatan etnoarkeologi dan sejarah lisan. Sumber data meliputi sumber lisan dari tokoh adat, sumber benda berupa keris pusaka dan makam, serta sumber tertulis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sigindo Kuning merupakan figur historis yang keberadaannya dapat ditelusuri secara kronologis, didukung oleh peninggalan budaya benda dan praktik adat yang berkelanjutan. Penelitian ini memperkuat peran sejarah lokal sebagai bagian penting dari identitas budaya masyarakat Dusun Tuo serta kontribusi dalam pelestarian warisan budaya daerah.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Muyusari, F., & Dwijaya Pratiwi, Y. (2026). Integrasi Sejarah Lisan dan Etnoarkeologi dalam Rekonstruksi Tokoh Lokal: Studi Kasus Sigindo Kuning di Kabupaten Merangin. Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(1), 19–26. https://doi.org/10.70308/grata.v3i1.340
Referensi

Angra, A. (2018). Penulisan artikel ilmiah untuk jurnal nasional terakreditasi. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(2), 123–132.

Ascher, R. (1971). Analogy in archaeological interpretation. World Archaeology, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.1080/00438243.1971.9979482

Azni, F., Fikra, A. D., Setiadi, H., Andriani, D., & Utami, S. (2025). PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA PADA ADAT DAN BUDAYA MASYARAKAT DESA GADING JAYA KECAMATAN TABIR SELATAN KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI: Adat Budaya Desa. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3).

Azni, F. (2023). Penguatan Pendidikan Karakter Pada Masyarakt Kenalip Kelurahan Pamenang Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(13), 283-296.

Bondan Kanumoyoso. (2020). Sejarah lokal: Penulisan dan pembelajarannya. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Chandra, F. (2023). Antropologi Hukum Dalam Masyarakat. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum, 1(1), 1-11.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin. (2018). Inventarisasi dan dokumentasi cagar budaya Kabupaten Merangin. Bangko: Disdikbud Kabupaten Merangin.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. New York, NY: Basic Books.

Harsrinuksmo, B. (2004). Ensiklopedi keris. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Irsyam, M. (2020). Menulis sejarah lokal: Metode, pendekatan, dan tantangan. Jakarta: Direktorat Sejarah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Moleong, L. J. (2012). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Permana, R. C. E. (2015). Etnoarkeologi dan kontribusinya dalam penafsiran arkeologi Indonesia. Amerta, 33(1), 1–14. https://doi.org/10.24832/amt.v33i1.233

Renfrew, C., & Bahn, P. (2016). Archaeology: Theories, methods, and practice (7th ed.). London: Thames & Hudson.

Storey, J. (2018). Cultural theory and popular culture: An introduction (8th ed.). London: Routledge.

Stiles, D. (1977). Ethnoarchaeology: A discussion of methods and applications. Man, 12(1), 87–103. https://doi.org/10.2307/2800782

Suryabrata, S. (1994). Metodologi penelitian. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.