Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan terbitan ilmiah yang berfokus pada hasil karya pengabdian kepada masyarakat secara umum dan dari berbagai lintas keilmuan. Jurnal ini memuat berbagai kegiatan di masyarakat dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan peran serta masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian disusun menjadi suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Vox Populi terbit 2 tahun sekali yaitu di bulan Desember dan Juni.
Diterbitkan: 2025-01-24
Articles
Meningkatkan Kewirausahaan Mahasiswa melalui Pemberdayaan Kearifan Lokal di Masyarakat Bangko
1-11
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Merangin melalui pemberdayaan kearifan lokal di Bangko. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi bersama masyarakat lokal. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa berhasil mengembangkan produk berbasis kearifan lokal dengan daya saing tinggi. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pengetahuan tentang manajemen bisnis dan pemasaran digital. Namun, melalui strategi pemberdayaan yang komprehensif, mahasiswa mampu mengatasi hambatan tersebut dan berkontribusi pada pelestarian budaya serta pembangunan ekonomi lokal.
Penyuluhan Hukum Adat kepada Masyarakat Desa Tanjung Mudo: Menumbuhkan Kesadaran dan Penguatan Hukum Adat dalam Kehidupan Sosial
12-21
Penyuluhan hukum adat kepada masyarakat Desa Tanjung Mudo bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hukum adat dalam kehidupan sosial mereka. Hukum adat, yang merupakan bagian dari sistem hukum yang tidak tertulis, memainkan peran penting dalam pengaturan hubungan sosial dan penyelesaian konflik dalam masyarakat adat. Penyuluhan ini dilakukan dengan menggunakan metode komunikasi interaktif, yang melibatkan tokoh adat serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan hukum adat berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hak dan kewajiban mereka dalam konteks hukum adat, serta pentingnya pelestarian hukum adat sebagai bagian dari identitas budaya. Meskipun terdapat tantangan dalam mengatasi perbedaan pemahaman antara generasi tua dan muda, strategi yang digunakan dalam penyuluhan terbukti efektif dalam mendorong pemahaman yang lebih baik tentang hukum adat dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penyuluhan ini memberikan kontribusi signifikan dalam menguatkan hukum adat sebagai instrumen penyelesaian masalah sosial dan pelestarian budaya di Desa Tanjung Mudo.
Sosialisasi Penguatan Peran Masyarakat dalam Menjaga Keberlanjutan Demokrasi Berdasarkan Hukum Tata Negara
22-31
Demokrasi yang berkelanjutan memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan implementasi prinsip-prinsip hukum tata negara. Di Sungai Piul, kesadaran masyarakat terhadap peran mereka dalam menjaga keberlanjutan demokrasi masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan dalam proses demokrasi, baik melalui pengawasan kebijakan maupun partisipasi dalam pemilu dan mekanisme demokratis lainnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis untuk menggambarkan peran hukum tata negara dalam mendukung partisipasi masyarakat. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman masyarakat terhadap prinsip-prinsip demokrasi dapat meningkatkan keterlibatan aktif dalam menjaga keberlanjutan demokrasi di tingkat lokal
Optimalisasi Peran Pemuda dalam Pelestarian Lingkungan Hidup melalui Pembelajaran Pancasila dan Lingkungan
32-41
Pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Artikel ini membahas optimalisasi peran pemuda dalam pelestarian lingkungan melalui pendekatan pembelajaran Pancasila dan lingkungan. Pengabdian ini dilakukan di Lingkungan Talang Kawo, Kelurahan Dusun Bangko, dengan melibatkan mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan edukasi dan aksi nyata, seperti penghijauan dan pengelolaan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi pemuda dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila, pemuda didorong untuk bertanggung jawab dan berkontribusi aktif dalam upaya pelestarian alam. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan membentuk karakter pemuda sebagai agen perubahan dalam keberlanjutan ekosistem.
Penyuluhan Penguatan Sumber Daya Manusia Bawaslu Kabupaten Merangin
42-52
Pengawasan pemilu yang efektif sangat penting untuk menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan transparan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengawas pemilu di Kabupaten Merangin melalui penyuluhan, simulasi, dan praktik langsung serta memperkuat etika dan integritas pengawas dalam menjalankan tugasnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pemberian materi teoritis yang dilanjutkan dengan simulasi pengawasan yang menggambarkan berbagai tahapan pemilu. Selain itu, peserta juga dilatih untuk memahami pentingnya menjaga etika dan integritas dalam setiap tindakan mereka. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa simulasi dan praktik langsung dapat meningkatkan keterampilan teknis pengawas, sedangkan penguatan etika dan integritas dapat memperkuat komitmen pengawas terhadap pemilu yang bebas dari kecurangan. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pengawasan pemilu di Kabupaten Merangin serta menciptakan pemilu yang lebih kredibel dan dipercaya oleh masyarakat.