Main Article Content

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah dan memitigasi potensi konflik agraria di Kelurahan Pamenang melalui edukasi hukum kontrak jual beli tanah dan pelatihan mediasi bagi aparatur kelurahan. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan berupa penyuluhan dan pelatihan partisipatif, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi hukum secara signifikan pada warga, khususnya terkait pemahaman syarat sah perjanjian, pentingnya beralih dari perjanjian lisan ke perjanjian tertulis, dan urgensi pendaftaran hak atas tanah melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Selain itu, aparatur kelurahan berhasil diberdayakan melalui simulasi mediasi sengketa, sehingga mampu bertindak sebagai penengah yang netral dan kompeten dalam memfasilitasi penyelesaian konflik di luar pengadilan. Pengabdian ini menghasilkan sebuah pemahaman komprehensif yang mengintegrasikan kesadaran hukum masyarakat dan kapasitas kuratif aparatur, guna mewujudkan stabilitas dan kepastian hukum pertanahan di Kelurahan Pamenang.

Article Details

How to Cite
Iskandar, D., Sari, F. K., Suparta, E., Zelika, S. S., & Yanti, L. D. (2026). Prevention of Agrarian Conflicts at The Ward Level Through Understanding Land Sale and Purchase Contracts in Pamenang Ward. Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 35–44. https://doi.org/10.70308/voxpopuli.v3i1.370
References

Ahsanicka, A. S., Sukma, N. F., Mashuri, N. F., Nainggolan, R. H., El Zahra, S., & Ramadhani, D. A. (2024). Kepastian Hukum Penyelesaian Wanprestasi Perjanjian Jual Beli Tanah di Wilayah Kabupaten Badung Provinsi Bali. Indonesian Journal of Law and Justice Volume, 1(4). https://doi.org/10.47134/ijlj.v1i4.2792

Astuti, Ketut, Nengah Sukendri, and Ida Bagus Alit Arta Wiguna. (2024). Mengelola Risiko Hukum Dalam Pengelolaan Tanah: Studi Tentang Praktik Perjanjian Lisan Dan Tertulis. Dharma Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 186-97. https://doi.org/10.53977/sjpkm.v3i2.2136

Badu, Lisnawati W., Supriyadi A. Arief, and Agung Prayuda Yahya. (2025). Edukasi Hukum Dan Pelatihan Mediasi Penyelesaian Sengketa Tanah Di Desa Bakti Kabupaten Gorontalo. Jurnal Abdidas, 6(5), 642-50. https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i5.1231

Berenschot, W. (2020). Resolving land conflicts in Indonesia. Bijdragen tot de taal-, land-en volkenkunde/Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia, 176(4), 561-574. https://doi.org/10.1163/22134379-17604002

Berenschot, W. (2022). Land-use change conflicts and anti-corporate activism in Indonesia: A review essay. Journal of East Asian Studies, 22(2), 333-356. https://doi.org/10.1017/jea.2022.12

Bintang, Amar, Muhammad Fachrul Aljamili, Gio Griptoni, Lasmini, dan Wida Mustia Ningsih. (2025). Batasan Tanggung Jawab Hukum Notaris Dalam Pembuatan Akta Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan. Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum, 3(1), 88-103. https://doi.org/10.70308/adagium.v3i1.65

Bintang Idrus, Muhammad, Mutia Ch. Thalib, and Mohamad Hidayat Muhtar. (2025). Kesenjangan Hukum Dan Realitas Sosial Dalam Transaksi Tanah Tanpa Sertifikat. YUDHISTIRA: Jurnal Yurisprudensi, Hukum Dan Peradilan, 3(2), 84-91. https://doi.org/10.59966/yudhistira.v3i2.1926

Bintang S., Andi, Lia Amaliya, Da’i Safuad Ixal, Muhamad Aldy Ardiansyah, and Zulfiansyah Yusuf Suroso. (2024). Peran Mediasi Dalam Menyelesaikan Sengketa Tanah Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Di Luar Pengadilan: Studi Kasus Di Desa Sumberjaya Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(2), 2113-29. https://doi.org/10.47467/as.v6i2.6947

Daniel, Glenn, and Mia Hadiati. (2025). Keabsahan Akta Jual Beli Letter C Yang Diterbitkan Oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah. JURNAL USM LAW REVIEW, 8(2), 657-72. https://doi.org/10.26623/julr.v8i2.11820

Eriyanti, Devi, and Fully Handayani Ridwan. (2022). Peranan Notaris Dalam Kepastian Hukum Akta Kuasa Menjual Terhadap Objek Jual Beli Yang Pailitkan. JURNAL USM LAW REVIEW, 5(1), 253-69. https://doi.org/10.26623/julr.v5i1.4873

Erwiningsih, W. (2023). Enhancing legal certainty in land collateral: Bridging regulatory gaps, mitigating vulnerabilities, and promoting credit access in Indonesia. Croatian International Relations Review, 29(93), 26-49.

Meckelburg, R., & Wardana, A. (2024). The political economy of land acquisition for development in the public interest: The case of Indonesia. Land Use Policy, 137, 107017. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2023.107017

Musaffah, U., & Maharani, A. J. (2024). Penerapan Teori Hukum dan Masyarakat dalam Penyelesaian Konflik Agraria (Studi Kasus Sengketa Lahan di Lampung Tengah). Pagaruyuang Law Journal, 8(1), 58-71. https://doi.org/10.31869/plj.v8i1.5702

Ngongo, Y., DeRosari, B., Basuki, T., Njurumana, G. N., Nugraha, Y., Harianja, A. H., ... & Nugroho, H. Y. S. H. (2023). Land cover change and food security in central Sumba: challenges and opportunities in the decentralization era in Indonesia. Land, 12(5), 1043. https://doi.org/10.3390/land12051043

Ratnawati, Diyah, and Ahdiana Yuni Lestari. (2023). Akibat Hukum Jual Beli Tanah Letter C Secara Dibawah Tangan Di Desa Depok, Kabupaten Kulon Progo. Proceeding Legal Symposium, 1(1). https://doi.org/10.18196/pls.v1i1.105

Riggs, R. A., Sayer, J., Margules, C., Boedhihartono, A. K., Langston, J. D., & Sutanto, H. (2016). Forest tenure and conflict in Indonesia: Contested rights in Rempek Village, Lombok. Land use policy, 57, 241-249. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2016.06.002

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.