Main Article Content

Abstract

The low legal literacy of the community in Talang Kawo, Merangin Regency, regarding motor vehicle credit agreements with fiduciary guarantees makes them vulnerable to detrimental practices. This community service aims to empower the community by enhancing their understanding of their rights and obligations, particularly concerning fiduciary guarantee execution procedures following Constitutional Court Decision No. 18/PUU-XVII/2019. The method used was participatory legal counseling on March 26, 2025, with a descriptive qualitative approach. The activity's effectiveness was measured using pre-test and post-test instruments. The results showed a highly significant increase in legal understanding, with the average participant knowledge score rising from 38 to 82. It is concluded that the interactive counseling method successfully raised the community's legal awareness, equipping them with the knowledge to protect themselves from potential defaults and non-procedural executions.

Article Details

How to Cite
Uli Kurniati Siregar, A., Apriadi Bahri, R., Fathullah Saputra, D., & Apdillah, D. (2025). Legal Empowerment Of The Talang Kawo Community Through Understanding Motor Vehicle Credit Agreements With Fiduciary Guarantees. Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 62–69. https://doi.org/10.70308/voxpopuli.v2i2.116
References

Azis, M. F., & Rahmawati, N. D. (2021). Tinjauan hukum terhadap perjanjian pinjaman online dan penggunaan data konsumen aplikasi “Kredit Pintar”. Fortiori Law Journal, 1(1), 111-148.

Erlinawati, M., & Nugrahaningsih, W. (2017). Implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen terhadap bisnis online. Serambi Hukum, 11(1), 27-40.

Fazriah, D. (2023). Tanggung jawab atas terjadinya wanprestasi yang dilakukan oleh debitur pada saat pelaksanaan perjanjian. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat, 1(2).

Hanifah, H., Natalia, D., & Basit, Y. A. (2024). Pembiayaan syariah kredit sepeda motor dalam persfektif pelaksanaan perjanjian leasing. Suloh: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 12(1), 225-243.

Harlina, Y., & Lastfitriani, H. (2017). Kajian Hukum Islam tentang wanprestasi (ingkar janji) pada konsumen yang tidak menerima sertifikat kepemilikan pembelian rumah. Hukum Islam, 17(1), 1-16.

Harmaini, H., Chandra, F., Kusaimah, K., & Susanti, J. (2024). Sosialisasi Undang Undang Cipta Kerja di Desa Kampung Tengah Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin. Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 1-18.

Setiono, G. C., & Sulistyo, H. (2021). Cidera janji dalam perjanjian kredit jaminan fidusia. Transparansi Hukum, 4(1).

Simanjuntak, C., & Mulia, N. (2018). Merger perusahaan publik (suatu kajian hukum korporasi). PT Citra Aditya Bakti.

Tarigan, D. (2015). Kewajiban debitur untuk mengasuransikan barang agunan dengan Hak Tanggungan dalam perjanjian kredit di bank pemerintah dan swasta. Premise Law Journal, 3, 14031.

Wahyu, A. A., Fuad, F., & Machmud, A. (2024). Aspek kepastian hukum dalam perjanjian jaminan fidusia. Binamulia Hukum, 13(2), 429-445.

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.