Isi Artikel Utama

Abstrak

Keberagaman karakteristik peserta didik di sekolah dasar menuntut pendekatan pembelajaran yang mampu merespons perbedaan kesiapan belajar, minat, dan gaya belajar secara individual. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep pembelajaran berdiferensiasi, karakteristik model cooperative learning, serta menyusun rancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengintegrasikan keduanya di SD Negeri 114/VI Bangko, Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka yang bersumber dari literatur akademik relevan dan studi lapangan yang bersifat deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran berdiferensiasi dengan model cooperative learning tipe STAD mampu mengakomodasi perbedaan kemampuan siswa sekaligus mendorong interaksi sosial yang bermakna dalam kelompok. Diferensiasi dilakukan melalui tiga dimensi, yaitu konten, proses, dan produk pembelajaran, yang disesuaikan dengan hasil asesmen diagnostik. Guru berperan sentral sebagai fasilitator, desainer, dan evaluator pembelajaran. Meskipun implementasinya menghadapi tantangan berupa keterbatasan waktu dan kompetensi guru, pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan keterlibatan aktif, keterampilan sosial, dan hasil belajar siswa. Rancangan RPP yang disajikan dapat menjadi acuan praktis bagi guru sekolah dasar dalam mewujudkan pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berpusat pada peserta didik.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Rendi Alfajri, Ria Roaini, & Rijmi Diko Pratama. (2026). RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS COOPERATIVE LEARNING DI SEKOLAH DASAR: KAJIAN TEORETIS DAN IMPLEMENTASI DI SD NEGERI 114/VI BANGKO. Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 554–563. Diambil dari https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/510
Referensi

Huda, M. (2017). Model-model pengajaran dan pembelajaran: Isu-isu metodis dan paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Marlina, M. (2020). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(2), 45–53.

Slavin, R. E. (2015). Cooperative learning: Theory, research, and practice (2nd ed.). Boston: Allyn & Bacon.

Suwartini, E. A. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 67–75.

Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners (2nd ed.). Alexandria: ASCD.

Aprilia, S., & Wahyuni, S. (2022). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis cooperative learning pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7224–7233.

Firmansyah, D., & Dede, D. (2022). Strategi pembelajaran diferensiasi dalam mewujudkan pembelajaran berpusat pada murid. Jurnal Pendidikan dan Didaktika, 3(2), 112–120.

Suprihatiningrum, J. (2022). Strategi pembelajaran: Teori dan aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge: Harvard University Press.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.