Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini mengkaji seni ukir tradisional pada Rumah Tuo Muaro Madras sebagai warisan budaya masyarakat Melayu Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, makna, dan nilai budaya yang terkandung dalam motif ukiran serta perannya dalam mempertahankan identitas lokal di tengah arus modernisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara langsung di Rumah Tuo Muaro Madras. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ukiran yang terdapat pada rumah tradisional tersebut memiliki makna simbolik yang berkaitan dengan nilai sosial, adat istiadat, keharmonisan, dan filosofi hidup masyarakat Melayu Jambi. Selain berfungsi sebagai elemen dekoratif, ukiran juga menjadi representasi identitas budaya dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Keberadaan seni ukir tradisional pada Rumah Tuo Muaro Madras menjadi aset budaya penting yang perlu dilestarikan melalui partisipasi masyarakat dan upaya konservasi budaya.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Titi Cahya Adillah, Yola Epri Yanti, Tasya Puspita, & Sari, F. M. (2026). SENI UKIR TRADISIONAL RUMAH TUO MUARO MADRAS SEBAGAI WARISAN BUDAYA MELAYU JAMBI. Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 480–489. Diambil dari https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/499
Referensi

Andriyani, S. (2019). Seni ukir tradisional Melayu Jambi sebagai identitas budaya lokal. Jambi: CV Pustaka Melayu.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. (2016). Metode research penelitian ilmiah. Jakarta: Bumi Aksara.

Ranjabar, J. (2013). Sistem sosial budaya Indonesia. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharto, E. (2014). Kajian budaya Melayu dalam seni tradisional Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sutrisno, M., & Putranto, H. (2005). Teori-teori kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.

Yusuf, A. M. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Jakarta: Kencana.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama
1 2 3 > >> 

1 2 3 4 5 6 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.