Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan Volume 1 Nomor 1, diterbitkan pada bulan Juli 2024 oleh PT Meja Ilmiah Publikasi dengan nama “Grata”. Grata diterbitkan dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli dengan versi online. Grata merupakan wadah untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan temuan teori-teori terkini mengenai perkembangan ilmu pendidikan di Indonesia pada khususnya. Jurnal ini memuat artikel-artikel terkait Pendidikan Ekonomi pada khususnya serta Ilmu Pendidikan dan inovasi pembelajaran pada umumnya.
Published: 2024-07-27
Articles
Implementasi Penggunaan Teknologi Informasi Komputer Dalam Peningkatan Mutu Mengajar Guru di Sekolah
44-51
Perkembangan teknologi dan informasi semakin cepat dan merambah ke berbagai bidang kehidupan global melintasi ruang dan waktu. Kemajuan pesat di bidang teknologi dan informasi serta kebudayaan tidak terlepas dari sejarah perkembangan manusia. Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis atau ilmi pengetahuan terapan. Dapat juga diartikan sebagai keseluruhan dan kenyamanan hidup manusia. Pada perubahan pendidikan dari mulai 2006 berganti alih menjadi kurikulum 2013 adalah pembaharuan dari sistem pendidikan yang telah lalu yang memiliki tujuan tidak lain dan tidak bukan adalah membentuk karakteristik anak bangsa yang memiliki kepribadian yang produktif, kreatif, dan inovatif. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi informasi dalam manajemen perencanaan pendidikan memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan efisiensi pendidikan. Dearngan memanfaatkan teknologi informasi yang tepat, lembaga pendidikan dapat mengoptimalkan penggunaan waktu, tenaga, dan sumber daya, sehingga mencapai hasil yang lebih efisien dalam penyelenggaraan pendidikan.
Analisis Peran Ulasan Pelanggan dalam Meningkatkan Konversi Penjualan pada Pembelajaran E-Commerce
52-58
Tinjauan pelanggan memegang peranan krusial dalam meningkatkan tingkat konversi penjualan di sektor e-commerce. Perusahaan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan konversi penjualan melalui pengumpulan, tanggapan, dan pemanfaatan ulasan pelanggan. Analisis data interaksi pelanggan dapat memberikan wawasan berharga bagi perusahaan mengenai kebutuhan dan keinginan pelanggan, yang memungkinkan mereka untuk menyesuaikan strategi promosi dan pengalaman pengguna demi mencapai tingkat keberhasilan yang lebih tinggi. Selain itu, strategi lain seperti penyederhanaan kategori produk dan penggunaan data cerdas juga dapat mendorong peningkatan konversi. Dengan demikian, penerapan strategi-strategi ini dapat membantu perusahaan e-commerce dalam meningkatkan konversi penjualan serta kepuasan pelanggan.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Film Animasi Upin dan Ipin
59-69
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk tindak tutur ekspresif dan fungsi tindak tutur ekspresif dalam Film animasi Upin dan Ipin. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif atau metode content analysis atau analisis isi. Data penelitian ini berupa tuturan (kata, frasa atau kalimat) percakapan antar tokoh dalam film Animasi “Upin dan Ipin”. Sumber data penelitian ini yaitu tokoh-tokoh dalam dialog dalam film animasi “Upin dan Ipin” pada episode “Siapa Atan dan Pisang Goreng Ngap Ngap”. Selanjutnya, mengklasifikasi dan menganalisis korpus data dengan metode analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa tindak tutur ekspresif dalam Film Animasi “Upin dan Ipin” yaitu : bentuk tindak tutur dan fungsi tindak tutur, ditemukan bentuk tindak tutur ekspresif langsung dan tindak langsung. Fungsi tindak tutur ekspresif yang ditemukan adalah tindak tutur ekspresif untuk mengungkapkan rasa terima kasih, mengungkapkan rasa maaf, mengungkapkan rasa marah, mengungkapkan rasa mengeluh dan mengungkapkan rasa memuji. Tindak tutur ekspresif mengungkapkan rasa mengeluh merupakan tindak tutur yang paling banyak terdapat pada transkripsi film animasi “Upin dan Ipin”, fungsi tindak tutur ekspresif ini digunakan untuk mengungkapkan perasaan tokoh yang banyak mengekspresikan rasa mengeluh dalam film animasi. Simpulan penelitian adalah bentuk tindak tutur ekspresif yang digunakan oleh tokoh-tokoh dalam film animasi “Upin dan Ipin” pada episode “Siapa Atan dan Pisang Goreng Ngap Ngap” yaitu lebih banyak tindak tutur langsung dari pada tindak tutur tidak langsung.
Pembuatan Biopestisida Pada Mahasiswa FKIP Program Studi Pendidikan Biologi Tahun Ajar 2023/2024 Universitas Merangin Sebagai Media Ajar Mata Kuliah Bioteknologi
70-76
Bioteknologi umumnya dosen cenderung mengajarkan konsep dari Bioteknologi, namun jarang dilakukan praktik langsung. Adanya praktek langsung maka akan memudahkan mahasiswa Pendidikan Biologi dalam mengajarkan materi tersebut dan diaplikasikan kembali kepada siswa. Pestisida nabati merupakan hasil ekstraksi dari bagian tertentu dari tanaman, berupa biji, buah, daun dan akar yang memiliki metabolit sekunder dan memiliki sifat racun terhadap hama dan penyakit tertentu. Pada proses pembuatan biopestisida, dilakukan melalui proses fermentasi. Proses fermentasi dalam pembuatan biopestisida tersebut merupakan aplikasi Bioteknologi konvensional/sederhana. Kegiatan inti menggunakan metode pengumpulan data, pendidikan (penyuluhan), dan pelatihan. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat (mahasiswa FKIP Program Studi Pendidikan Biologi) tentang pembuatan bioteknologi sederhana yaitu biopestisida nabati untuk pemahaman materi mata kuliah bioteknologi serta guna mengurangi dampak penggunaan pestisida kimiawi, dan mempraktekkan cara pembuatan biopestisida nabati. Hasil kegiatan PKM ini, mahasiswa FKIP Program Studi Pendidikan Biologi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman materi pada mata kuliah bioteknologi serta pemanfaatan biopestisida nabati guna mengurangi dampak pencemaran penggunaan pestisida kimiawi.
Penerapan Projek Kewirausahaan Di SMP Negeri 43 Merangin
77-81
Penelitian ini bertujuan untuk memenuhi kurikulum projek kewirausahaan di SMP Negeri 43 Merangin. Dengan adanya projek ini diharapkan dapat menumbuhkan minat peserta didik untuk menjadi wirausaha yang baik. Serta dengan diadakannya projek kewirausahaan dapat meningkatkan pengalaman mereka dalam proses berwirausaha yang berhasil dan menguntungkan. Penerapan pembelajaran kewirausahaan di sekolah menengah pertama ini sangat berpengaruh untuk meningkatkan strategi mereka untuk membuka bisnis serta meningkatkan pengalaman mereka untuk berwirausaha. Selain itu, dengan adanya pembelajaran kewirausahaan ini diharapkan dapat mengurangi tingkat krisis ekonomi dan tingkat penggangguran dimasa mendatang. Diera yang sudah maju ini peserta didik dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam pembelajarannya, dengan adanya projek ini maka akan muncul berbagai ide dan peluang untuk menumbuhkan bakat serta keterampilan peserta didik dalam berwirausaha.