PENERAPAN PEMBELAJARAN IPA BERDIFERENSIASI BERBASIS COOPERATIVE LEARNING PADA MATERI BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN DI SEKOLAH DASAR

Isi Artikel Utama

Sari Putriapriyanti
Maya Karnianti
Raudoh

Abstrak

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran IPA berdiferensiasi berbasis Cooperative Learning pada materi bagian-bagian tumbuhan di kelas III SDN 042/VI Rantau Alai. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data laporan observasi dan rancangan pelaksanaan pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa media gambar bagian-bagian tumbuhan, pengelompokan kooperatif, diskusi, dan ice breaking menciptakan suasana belajar yang kondusif serta meningkatkan partisipasi siswa. Siswa lebih mudah memahami fungsi akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji karena materi disajikan secara visual dan dekat dengan pengalaman sehari-hari. Kendala yang perlu diperbaiki ialah variasi media dan pemerataan peran anggota kelompok. Pembelajaran ini layak diterapkan karena mendukung keaktifan, kerja sama, dan pemahaman konsep IPA.

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PENERAPAN PEMBELAJARAN IPA BERDIFERENSIASI BERBASIS COOPERATIVE LEARNING PADA MATERI BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN DI SEKOLAH DASAR. (2026). Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 205-211. https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/445

Referensi

Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill.

Arsyad, A. (2017). Media pembelajaran. Rajawali Pers.

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen: Pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Gillies, R. M. (2016). Cooperative learning: Review of research and practice. Australian Journal of Teacher Education, 41(3), 39-54. https://doi.org/10.14221/ajte.2016v41n3.3

Estuhono, E., Subhan, M., & Hopipah, R. (2023). Pengembangan Video Pembelajaran Menggunakan Kinemaster Application Materi Bagian Tubuh Tumbuhan Untuk Siswa Kelas Iv Sd. Jurnal Muara Pendidikan, 8(2), 437-445.

Hamalik, O. (2019). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.

Hopipah, R., Sofyan, H., & Haryanto, E. (2025). The Influence of the Discovery Learning Model on Enhancing Motivation and Learning Outcomes in Natural and Social Sciences (IPAS) Among Students. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(3), 230-236.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2009). An educational psychology success story: Social interdependence theory and cooperative learning. Educational Researcher, 38(5), 365-379. https://doi.org/10.3102/0013189X09339057

Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2015). Models of teaching (9th ed.). Pearson.

Marlina. (2019). Panduan pelaksanaan model pembelajaran berdiferensiasi di sekolah inklusif. Universitas Negeri Padang.

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.

Rusman. (2017). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. RajaGrafindo Persada.

Sani, R. A. (2014). Pembelajaran saintifik untuk implementasi Kurikulum 2013. Bumi Aksara.

Slavin, R. E. (2014). Cooperative learning and academic achievement: Why does groupwork work? Anales de Psicologia, 30(3), 785-791. https://doi.org/10.6018/analesps.30.3.201201

Suprijono, A. (2016). Cooperative learning: Teori dan aplikasi PAIKEM. Pustaka Pelajar.

Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners (2nd ed.). ASCD.

Trianto. (2014). Model pembelajaran terpadu: Konsep, strategi, dan implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bumi Aksara.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.