PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEKOLAH BERBASIS WEB DI SMAN 9 BUNGO RANTAU IKIL
Isi Artikel Utama
Abstrak
Perpustakaan sekolah memiliki peran penting sebagai sarana pendukung proses pembelajaran melalui penyediaan berbagai koleksi buku dan sumber informasi. Namun, pengelolaan data koleksi buku di SMAN 9 Bungo Rantau Ikil masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai kendala, seperti kesulitan dalam pencatatan data buku, pencarian informasi koleksi, pengelolaan data kategori, penulis, dan penerbit, serta penyusunan laporan yang membutuhkan waktu relatif lama. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem informasi yang mampu membantu proses pengelolaan data perpustakaan secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan Sekolah Berbasis Web di SMAN 9 Bungo Rantau Ikil. Sistem dikembangkan menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Aplikasi dibangun menggunakan framework Laravel dengan MySQL sebagai basis data, sedangkan pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan setiap fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu mempermudah pengelolaan data kategori buku, data penulis, data penerbit, dan data koleksi buku secara terkomputerisasi. Selain itu, sistem dapat menyajikan informasi serta laporan data buku dengan lebih cepat, akurat, dan terstruktur sehingga meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi perpustakaan. Sistem yang dikembangkan pada penelitian ini difokuskan pada pengelolaan data koleksi perpustakaan dan belum mencakup fitur transaksi peminjaman maupun pengembalian buku. Dengan demikian, sistem informasi yang dihasilkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data perpustakaan di SMAN 9 Bungo Rantau Ikil.
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.