PENGEMBANGAN SENI RUPA DUA DIMENSI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA UKIRAN BUNGO TANJUNG RUMAH TUO DI MERANGIN
Isi Artikel Utama
Abstrak
Artikel ini mengkaji pengembangan seni rupa dua dimensi berbasis kearifan lokal melalui motif ukiran Bungo Tanjung pada Rumah Tuo di Kabupaten Merangin, Jambi. Tujuan kajian adalah mendeskripsikan karakter visual motif, nilai filosofis, proses stilisasi, dan pemanfaatannya sebagai media pembelajaran serta pelestarian budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengembangan karya berbasis praktik, studi pustaka, observasi visual, dokumentasi, dan analisis unsur seni rupa. Hasil kajian menunjukkan bahwa motif Bungo Tanjung memuat nilai keindahan, kesucian, keharmonisan, keteraturan, dan hubungan manusia dengan alam. Motif tersebut dapat dikembangkan melalui identifikasi bentuk, eksplorasi visual, penyusunan sketsa, pewarnaan, dan evaluasi prinsip seni rupa. Pengembangan ini relevan sebagai sumber belajar kontekstual, media promosi budaya, dan strategi pewarisan identitas lokal kepada generasi muda.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Adhanita, S. (2013). Pengembangan Batik Jambi motif Sungai Penuh sebagai bentuk kontribusi pada pembangunan. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 9(4), 381-392. https://doi.org/10.14710/pwk.v9i4.6676
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Djelantik, A. A. M. (1999). Estetika: Sebuah pengantar. Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.
Febrian, D. (2019). Ragam Batik Jambi yang ada di Kabupaten Batang Hari. Jurnal Edukasi Kultura, 6(2). https://doi.org/10.24114/edukasi%20kultura.v1i2.18327
Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. (2026). Desa Wisata Rumah Tuo Rantau Panjang. Jejaring Desa Wisata. https://jadesta.kemenpar.go.id/desa/rumah_tuo_rantau_panjang
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nandya, P. O., Anggita, M., Nalendra, R. B. J., Agustin, N. A. P., Jamil, M. S., Mualif, S., Prastiwi, J., & Resik, K. M. S. (2026). Batik Jambi: A hidden gem in the heart of Sumatra. Jurnal Prajaiswara, 6(3). https://doi.org/10.55351/prajaiswara.v6i3.229
Nurlidianti, N., Saputra, M. A., & Purnomo, B. (2025). Pelestarian dan pemanfaatan cagar budaya Rumah Tuo Rantau Panjang sebagai media pembelajaran sejarah lokal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 33337-33345. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i3.32892
Rajagukguk, R. P., Destrinelli, D., & Rosmalinda, D. (2026). Validitas media digital berbasis kearifan lokal Batik Jambi untuk pembelajaran IPAS perubahan wujud zat kelas IV. Elementary: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(2), 287-297. https://doi.org/10.51878/elementary.v6i2.9525
Rizkia, I., Ernanda, E., & Izar, J. (2023). Makna leksikal dan makna kultural pada ornamen-ornamen dan peninggalan-peninggalan sejarah di Rumah Tuo Rantau Panjang: Kajian etnolinguistik. Kajian Linguistik dan Sastra, 2(2), 141-150. https://doi.org/10.22437/kalistra.v2i2.23262
Sastrawati, E. (2024). Ethnomathematic exploration of the Kajang Lako House. International Conference on Teaching and Learning Proceeding, 2(1), 60-69.
Soehardjo, A. J. (2012). Pendidikan seni: Strategi pembelajaran seni rupa. Universitas Negeri Malang.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Supana, S. (2019). Batik Jambi as a reflection of local wisdom. Proceedings of the 2nd International Conference on Local Wisdom. https://doi.org/10.4108/eai.29-8-2019.2289021
Susanti, N., Muazzomi, N., Indryani, I., & Sanova, A. (2020). Workshop eco-batik berbasis konservasi local wisdom bagi guru-guru PAUD/TK di Kota Jambi sebagai upaya revitalisasi budaya Batik Jambi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak, 1(2), 30-39. https://doi.org/10.22437/jpm.v1i2.11373
Susanto, M. (2018). Diksi rupa: Kumpulan istilah seni rupa. DictiArt Laboratory.
UNESCO. (2009). Indonesian batik. Intangible Cultural Heritage. https://ich.unesco.org/en/RL/indonesian-batik-00170
Wijaya, A. A., Syarifuddin, S., & Dhita, A. N. (2021). Nilai-nilai kearifan lokal rumah adat Kajang Lako di Jambi. Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(1), 60-69. https://doi.org/10.36706/jc.v10i1.11488
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.