Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas pembelajaran seni rupa dua dimensi berbasis flora dan fauna endemik Merangin. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu desain Non-equivalent Control Group Design dengan sampel 60 siswa yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kinerja karya seni dua dimensi dan angket apresiasi seni. Hasil Independent Samples t-test menunjukkan signifikansi 0,000 (p < 0,05) dengan effect size 2,55. Temuan ini membuktikan bahwa model berbasis flora dan fauna endemik Merangin efektif meningkatkan keterampilan visual, kreativitas, apresiasi lokal, dan kepedulian ekologis siswa.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Falansyah, N. G., Nurfiqry, M., & Tiara. (2026). PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SENI RUPA DUA DIMENSI BERBASIS FLORA DAN FAUNA ENDEMIK MERANGIN. Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 141–148. Diambil dari https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/435
Referensi

Alhendra, D. Y., & Agus, Z. (2022). Geopark manifesto art dan pelestarian lingkungan melalui pameran seni rupa di Kabupaten Merangin. Jurnal Seni Rupa Tradisional dan Modern, 14(2), 112-125.

Apriyani, I., Sriyanto, Nirwansyah, A. W., & Andriani, A. (2026). Integration of local wisdom character values and creative processes through jumputan batik making in fine arts learning at elementary schools. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan dan Pengelolaan Pendidikan, 6(7), 1-15.

Arikunto, S., Supardi, & Suhardjono. (2021). Penelitian tindakan kelas: Edisi revisi. Bumi Aksara.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2020). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Fajarini, U. (2021). Peranan kearifan lokal dalam pendidikan seni rupa di sekolah menengah pertama Sumatra. Jurnal Pendidikan Kebudayaan Nusantara, 9(1), 45-58.

Fatonah, Hudaya, P., Defrianti, D., & Rahman, A. (2025). Lacak Jambi sebagai media pendidikan karakter: Strategi pelestarian budaya lokal di kalangan generasi muda di Desa Teluk, Jambi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(6), 135-145.

Gutama, A. (2024). Pengembangan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal pada pembelajaran seni rupa kelas V sekolah dasar. Sistem - Diantara: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 41-51.

Hidayat, H. A. (2022). Pengembangan kreativitas seni berbasis kearifan lokal sebagai implementasi konsep budaya dan Tri Dharma. Pendidikan Sendratasik FBS UNP. http://prodisendratasik.fbs.unp.ac.id/?p=565

Ilyas, M., Jayadi, H. K., & Siregar, M. (2021). Pembelajaran menggambar motif ragam hias flora dan fauna pada peserta didik kelas VII sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Seni Rupa, 6(2), 162-175.

Jamilah, Jayadi, K., Yatim, H., Sahnir, Nurachmy, Djirong, A., et al. (2024). The integration of local cultural arts in the context of teaching materials on the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum. Journal of Education Research and Evaluation, 8(2), 404-413.

Loita, A., Aprily, Ma'asum, N., Setiaji, D., Ramadhani, T., et al. (2022). Kolase permainan tradisional untuk memfasilitasi pembelajaran seni rupa anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 233-239.

Maidi, & Majdi, M. (2022). Model bahan ajar seni budaya dan kearifan lokal di Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Jurnal Basicedu, 3847-3857.

Mardianto, M. (2023). Peningkatan motivasi siswa dalam memanfaatkan objek lingkungan sekitar pada menggambar motif ragam hias flora dan fauna. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 60-67.

Mustika, G., Fujiawati, F. S., Permana, R., & Hermansyah, D. (2022). Pengembangan modul ajar seni rupa berbasis kearifan lokal untuk guru-guru sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni, 7(2), 180-193.

Pramesti, R. G., Moreza, L., & Wijayanti, O. (2025). Literasi budaya melalui pembelajaran seni rupa di SD Negeri 2 Sumbang. Jurnal Social, Humanities, and Education, 109-118.

Prawansyah, K. I., & Sugito. (2025). Studi eksperimen Gorga Mandailing siswa kelas VII SMP Swasta Nurul Ilmi ditinjau dari prinsip-prinsip ragam hias. Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain, 2(1), 125-141.

Rahayu, B. P., Nita, C. I., & Gutama, A. (2024). Pengembangan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal pada pembelajaran seni rupa kelas V sekolah dasar. Sistem - Diantara: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 41-51.

Rahman, A., Jeddawi, M., & Umar. (2025). Strategi pengembangan Geopark Merangin Jambi sebagai taman bumi dunia (UNESCO Global Geopark). Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 17(2), 258-275.

Rahmawati, T. I., Fajriyah, K., & Ysh, S. A. (2022). Pengembangan media flipbook berbasis kearifan lokal Kabupaten Jepara tema 8 subtema 3 kelas IV di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 647-658.

Rasid, F. (2025). Geopark Merangin Jambi bukan proyek simbolis tetapi program dunia: Kajian ekopedagogi dan warisan paleontologi. Jurnal Opini dan Kajian Ilmiah Jambi, 11(3), 204-219.

Rosala, D. (2020). Pembelajaran seni budaya berbasis kearifan lokal dalam upaya membangun pendidikan karakter siswa di sekolah dasar. RITME: Jurnal Seni dan Desain serta Pembelajarannya, 17-26.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian. Alfabeta.

Suseno, N. K. (2024). Modul ajar menggambar flora, fauna, dan benda alam kontekstual untuk siswa sekolah menengah pertama. Scribd Pedagogi Indonesia, 15(1), 89-102.

Suwarni, S. (2022). Upaya peningkatan prestasi belajar seni budaya yang memuat menggambar flora, fauna dan benda alam dengan penerapan metode pembelajaran inovatif. Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan, 2(3), 291-298.

Wijaya, A. K., Julian, N., Nugraha, F., Nurbaeti, S., Yani, F., & Isnaeni, N. (2024). Batoku Jambi: Pemanfaatan batok kelapa sebagai seni kriya berbasis kearifan lokal ramah lingkungan di era modern. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat, 7-11.

Wuryandani, W., Solikhah, S., & Pratama, H. H. (2024). Mengintegrasikan kearifan budaya lokal dalam pembelajaran seni budaya dan prakarya di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 43(1), 104-118.

Yusuf, M., & Setyawan, A. (2023). Integrasi potensi geopark sebagai modul ajar bermakna dalam pembelajaran IPA dan Seni di sekolah menengah. Jurnal Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2), 1230-1241.

Zainuddin, A., & Nasution, N. (2023). Edukasi sejarah bumi dan seni rupa melalui festival Geopark Merangin untuk siswa sekolah menengah. Jurnal Basicedu, 7(4), 2130-2144.

Zulfitria, Z., Zulfiati, H. M., & Hermawanzah, H. (2024). Eksplorasi kearifan lokal Sumatra dalam pembentukan estetika visual anak usia sekolah menengah. Jurnal Kajian Pendidikan Seni, 11(1), 77-90.

Hopipah, R., Mulya, D. A., Rientia, R., & Pitri, A. (2026). Penerapan Metode Diskusi Kelompok Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SD Negeri 82/VI Rantau Limau Kapas Tahun Pelajaran 2024/2025. Meeran: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 3(1), 1-10.