Alhendra, D. Y., & Agus, Z. (2022). Geopark manifesto art dan pelestarian lingkungan melalui pameran seni rupa di Kabupaten Merangin. Jurnal Seni Rupa Tradisional dan Modern, 14(2), 112-125.
Apriyani, I., Sriyanto, Nirwansyah, A. W., & Andriani, A. (2026). Integration of local wisdom character values and creative processes through jumputan batik making in fine arts learning at elementary schools. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan dan Pengelolaan Pendidikan, 6(7), 1-15.
Arikunto, S., Supardi, & Suhardjono. (2021). Penelitian tindakan kelas: Edisi revisi. Bumi Aksara.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2020). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Fajarini, U. (2021). Peranan kearifan lokal dalam pendidikan seni rupa di sekolah menengah pertama Sumatra. Jurnal Pendidikan Kebudayaan Nusantara, 9(1), 45-58.
Fatonah, Hudaya, P., Defrianti, D., & Rahman, A. (2025). Lacak Jambi sebagai media pendidikan karakter: Strategi pelestarian budaya lokal di kalangan generasi muda di Desa Teluk, Jambi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(6), 135-145.
Gutama, A. (2024). Pengembangan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal pada pembelajaran seni rupa kelas V sekolah dasar. Sistem - Diantara: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 41-51.
Ilyas, M., Jayadi, H. K., & Siregar, M. (2021). Pembelajaran menggambar motif ragam hias flora dan fauna pada peserta didik kelas VII sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Seni Rupa, 6(2), 162-175.
Jamilah, Jayadi, K., Yatim, H., Sahnir, Nurachmy, Djirong, A., et al. (2024). The integration of local cultural arts in the context of teaching materials on the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum. Journal of Education Research and Evaluation, 8(2), 404-413.
Loita, A., Aprily, Ma'asum, N., Setiaji, D., Ramadhani, T., et al. (2022). Kolase permainan tradisional untuk memfasilitasi pembelajaran seni rupa anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 233-239.
Maidi, & Majdi, M. (2022). Model bahan ajar seni budaya dan kearifan lokal di Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Jurnal Basicedu, 3847-3857.
Mardianto, M. (2023). Peningkatan motivasi siswa dalam memanfaatkan objek lingkungan sekitar pada menggambar motif ragam hias flora dan fauna. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 60-67.
Mustika, G., Fujiawati, F. S., Permana, R., & Hermansyah, D. (2022). Pengembangan modul ajar seni rupa berbasis kearifan lokal untuk guru-guru sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni, 7(2), 180-193.
Pramesti, R. G., Moreza, L., & Wijayanti, O. (2025). Literasi budaya melalui pembelajaran seni rupa di SD Negeri 2 Sumbang. Jurnal Social, Humanities, and Education, 109-118.
Prawansyah, K. I., & Sugito. (2025). Studi eksperimen Gorga Mandailing siswa kelas VII SMP Swasta Nurul Ilmi ditinjau dari prinsip-prinsip ragam hias. Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain, 2(1), 125-141.
Rahayu, B. P., Nita, C. I., & Gutama, A. (2024). Pengembangan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal pada pembelajaran seni rupa kelas V sekolah dasar. Sistem - Diantara: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 41-51.
Rahman, A., Jeddawi, M., & Umar. (2025). Strategi pengembangan Geopark Merangin Jambi sebagai taman bumi dunia (UNESCO Global Geopark). Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 17(2), 258-275.
Rahmawati, T. I., Fajriyah, K., & Ysh, S. A. (2022). Pengembangan media flipbook berbasis kearifan lokal Kabupaten Jepara tema 8 subtema 3 kelas IV di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 647-658.
Rasid, F. (2025). Geopark Merangin Jambi bukan proyek simbolis tetapi program dunia: Kajian ekopedagogi dan warisan paleontologi. Jurnal Opini dan Kajian Ilmiah Jambi, 11(3), 204-219.
Rosala, D. (2020). Pembelajaran seni budaya berbasis kearifan lokal dalam upaya membangun pendidikan karakter siswa di sekolah dasar. RITME: Jurnal Seni dan Desain serta Pembelajarannya, 17-26.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian. Alfabeta.
Suseno, N. K. (2024). Modul ajar menggambar flora, fauna, dan benda alam kontekstual untuk siswa sekolah menengah pertama. Scribd Pedagogi Indonesia, 15(1), 89-102.
Suwarni, S. (2022). Upaya peningkatan prestasi belajar seni budaya yang memuat menggambar flora, fauna dan benda alam dengan penerapan metode pembelajaran inovatif. Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Pendidikan, 2(3), 291-298.
Wijaya, A. K., Julian, N., Nugraha, F., Nurbaeti, S., Yani, F., & Isnaeni, N. (2024). Batoku Jambi: Pemanfaatan batok kelapa sebagai seni kriya berbasis kearifan lokal ramah lingkungan di era modern. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat, 7-11.
Wuryandani, W., Solikhah, S., & Pratama, H. H. (2024). Mengintegrasikan kearifan budaya lokal dalam pembelajaran seni budaya dan prakarya di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 43(1), 104-118.
Yusuf, M., & Setyawan, A. (2023). Integrasi potensi geopark sebagai modul ajar bermakna dalam pembelajaran IPA dan Seni di sekolah menengah. Jurnal Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2), 1230-1241.
Zainuddin, A., & Nasution, N. (2023). Edukasi sejarah bumi dan seni rupa melalui festival Geopark Merangin untuk siswa sekolah menengah. Jurnal Basicedu, 7(4), 2130-2144.
Zulfitria, Z., Zulfiati, H. M., & Hermawanzah, H. (2024). Eksplorasi kearifan lokal Sumatra dalam pembentukan estetika visual anak usia sekolah menengah. Jurnal Kajian Pendidikan Seni, 11(1), 77-90.
Hopipah, R., Mulya, D. A., Rientia, R., & Pitri, A. (2026). Penerapan Metode Diskusi Kelompok Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SD Negeri 82/VI Rantau Limau Kapas Tahun Pelajaran 2024/2025. Meeran: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 3(1), 1-10.