Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengembangkan rancangan pembelajaran seni rupa dua dimensi berbasis kearifan lokal sebagai alternatif pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan bermakna bagi peserta didik. Latar belakang kajian ini adalah masih ditemukannya pembelajaran seni rupa yang cenderung menekankan peniruan contoh, produk akhir, dan keterampilan teknis, sementara potensi budaya lokal belum digunakan secara sistematis sebagai sumber gagasan visual. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka kualitatif dengan sintesis konseptual terhadap sepuluh artikel jurnal Indonesia terbitan 2021-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa dua dimensi berbasis kearifan lokal dapat dikembangkan melalui lima tahap, yaitu orientasi budaya lokal, eksplorasi unsur rupa, perancangan karya, produksi karya, serta apresiasi dan refleksi nilai. Model ini berpotensi meningkatkan kreativitas visual, apresiasi budaya, keberanian berekspresi, dan keterhubungan siswa dengan lingkungan sosial-budayanya.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Novalia, R., Isnaeni, S., Akhda, R. K., & Sari, F. M. (2026). PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SENI RUPA DUA DIMENSI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA UKIRAN MENSINDING RUMAH TUO RANTAU PANJANG. Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 22–29. Diambil dari https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/413
Referensi

Iraqi, H. S., Lena, M. S., Sulastri, J., Reviana, & Regy, F. (2023). Pembelajaran seni rupa dalam penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, 3, 640–649.

Jannah, R., & Mahmudah, I. (2024). Pembelajaran seni rupa berbasis kearifan lokal di kelas IV C MI Muslimat NU Palangka Raya. INFINITUM: Journal of Education and Social Humaniora, 1(1), 51–61.

Marni, Y., Desyandri, & Mayar, F. (2023). Mengoptimalkan pembelajaran seni rupa di sekolah dasar: Strategi dan praktik terbaik. Jurnal Inovasi Penelitian, 1, 1–15.

Miranti, A., Lilik, Winarni, R., & Surya, A. (2021). Representasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dalam motif Batik Wahyu Ngawiyatan sebagai muatan pendidikan seni rupa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, 5(2), 546–560.

Mujiyono, Haryanto, E., & Gunadi. (2021). Peran guru dalam pengoptimalan potensi emosi anak terhadap peningkatan kreativitas ekspresi pada pembelajaran seni rupa di SD Kota Semarang. Mudra Jurnal Seni Budaya, 36(2), 146–152. https://doi.org/10.31091/mudra.v36i2.1456

Pramudya, A. P. L., & Wijayanti, O. (2024). Strategi guru dalam mengembangkan pembelajaran seni rupa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia, 4(2), 639–652.

Rahayu, B. P., Nita, C. I. R., & Gutama, A. (2024). Pengembangan e-modul interaktif berbasis kearifan lokal pada pembelajaran seni rupa kelas V sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 41–51.

Rahmat, S., Munawarah, P. A., & Johari, A. R. (2023). Manajemen pembelajaran seni rupa berbasis kearifan lokal dalam mata pelajaran Seni Budaya kelas VII di MTsN 1 Lombok Barat. Jurnal Pendidikan Seni Rupa, 8(1), 62–67.

Rohim, D. C., Hartono, Rokhman, F., & Wagiran. (2025). Eksplorasi unsur seni rupa dasar berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran seni budaya: Strategi pengembangan kreativitas visual siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Seni, 2, 306–312.

Salsabila, & Erawati. (2024). Pembelajaran seni rupa dua dimensi dengan menggunakan media triplek pada kelas XII di SMAN 2 Pekanbaru. Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain, 1(4), 165–174. https://doi.org/10.62383/abstrak.v1i4.222

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama