PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SENI RUPA DUA DIMENSI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA UKIRAN MENSINDING RUMAH TUO RANTAU PANJANG
Bilah Samping Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Isi Artikel Utama
Penelitian ini bertujuan mengembangkan rancangan pembelajaran seni rupa dua dimensi berbasis kearifan lokal sebagai alternatif pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan bermakna bagi peserta didik. Latar belakang kajian ini adalah masih ditemukannya pembelajaran seni rupa yang cenderung menekankan peniruan contoh, produk akhir, dan keterampilan teknis, sementara potensi budaya lokal belum digunakan secara sistematis sebagai sumber gagasan visual. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka kualitatif dengan sintesis konseptual terhadap sepuluh artikel jurnal Indonesia terbitan 2021-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa dua dimensi berbasis kearifan lokal dapat dikembangkan melalui lima tahap, yaitu orientasi budaya lokal, eksplorasi unsur rupa, perancangan karya, produksi karya, serta apresiasi dan refleksi nilai. Model ini berpotensi meningkatkan kreativitas visual, apresiasi budaya, keberanian berekspresi, dan keterhubungan siswa dengan lingkungan sosial-budayanya.
Rincian Artikel
- Ria Hopipah, Reza Novalia, Selvi Isnaeni, Rahma Kurnia Akhda, Siti Nadira Meilani, UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA SD PADA MATA PELAJARAN IPS , Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan: Vol 3 No 2 (2026): Grata
- Rica Syofiana Sari, Rolly Gios Sholid, Hawari Alhaq, Debora Sagala, Implementasi Penggunaan Teknologi Informasi Komputer Dalam Peningkatan Mutu Mengajar Guru di Sekolah , Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan: Vol 1 No 2 (2024): Grata
Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.