Isi Artikel Utama

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi dengan model Inquiry Learning pada materi sifat-sifat benda di kelas V SDN 186 Lubuk Gaung. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung dan dokumentasi. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan benda konkret berupa batu, air, balon, botol, gelas, LKPD, dan alat tulis. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa mampu membedakan sifat benda padat, cair, dan gas melalui pengamatan langsung. Benda padat memiliki bentuk dan volume tetap, benda cair mengikuti bentuk wadah dan dapat mengalir, sedangkan benda gas mengisi ruang serta bentuknya berubah-ubah. Penerapan Inquiry Learning yang dipadukan dengan diferensiasi proses dan produk membuat siswa lebih aktif, tertarik, dan mampu menyampaikan hasil pengamatan sesuai kemampuan masing-masing.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Erika, J., Febrianty, L. P., & Akbar, M. A. (2026). PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MODEL INQUIRY LEARNING MATERI SIFAT-SIFAT BENDA DI SDN 186 LUBUK GAUNG. Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan, 3(2), 17–21. Diambil dari https://ejournal.mejailmiah.com/index.php/grata/article/view/411
Referensi

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Daryanto. (2014). Pendekatan pembelajaran saintifik Kurikulum 2013. Gava Media.

Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.

Fitri, H., & Yani, A. (2022). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Basicedu, 6(3), 4450-4457.

Handayani, L. (2021). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 5(6), 6349-6356.

Muyusari, F., Pratiwi, Y. D., Hopipah, R., & Haliza, Z. (2026). Strengthening Disaster Mitigation Management for the Community and Primary and Secondary School Students at the Sigerincing Waterfall Site. Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 17-24.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia.

Majid, A. (2014). Penilaian autentik: Proses dan hasil belajar. Remaja Rosdakarya.

Marlina. (2019). Pembelajaran berdiferensiasi di sekolah inklusif. Jurnal Pendidikan Inklusif, 3(2), 45-53.

Moleong, L. J. (2012). Metodologi penelitian kualitatif (30th ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Sani, R. A. (2014). Pembelajaran saintifik untuk implementasi Kurikulum 2013. Bumi Aksara.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Sari, N. P., & Putra, A. (2020). Pengaruh model Inquiry Learning terhadap hasil belajar IPA siswa SD. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 4(3), 353-360.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susanto, A. (2016). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Kencana.

Tomlinson, C. A. (2001). How to differentiate instruction in mixed-ability classrooms. ASCD.

Trianto. (2010). Model pembelajaran terpadu. Bumi Aksara.

Wulandari, R. (2020). Penerapan model Inquiry Learning untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 67-75.