INTEGRASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR
Bilah Samping Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Isi Artikel Utama
Keberagaman karakteristik peserta didik di sekolah dasar menuntut pendekatan pembelajaran yang adaptif dan responsif. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep pembelajaran berdiferensiasi, karakteristik model Discovery Learning, serta merancang implementasi keduanya dalam Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) IPA materi sifat-sifat cahaya di kelas IV SDN 114/VI Bangko, Kabupaten Merangin. Kajian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan analisis deskriptif-konseptual terhadap teori-teori pedagogis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran berdiferensiasi mencakup diferensiasi konten, proses, dan produk dengan tahapan sistematis model Discovery Learning mampu mengakomodasi perbedaan kesiapan, minat, dan profil belajar siswa secara optimal. Rancangan RPP yang dikembangkan memuat enam tahapan Discovery Learning yang disisipkan strategi diferensiasi pada setiap tahapnya, disertai sistem penilaian yang berorientasi pada proses. Kajian ini menegaskan bahwa kolaborasi kedua pendekatan tersebut berpotensi meningkatkan keterlibatan aktif, motivasi, serta kualitas hasil belajar siswa di sekolah dasar.
Rincian Artikel
- Winda Noviana, Ruwaiza Sasmita, Salsabila Jannah, Amar Bintang, Analisis Peran Ulasan Pelanggan dalam Meningkatkan Konversi Penjualan pada Pembelajaran E-Commerce , Grata : Jurnal Inovasi Pendidikan: Vol 1 No 2 (2024): Grata
Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.